Pemerintah Cermati Kinerja Impor

Tesa Oktiana Surbakti
03/7/2018 18:58
Pemerintah Cermati Kinerja Impor
(MI/Pius Erlangga)

MENTERI Keuangan Sri Mulyani mengatakan pemerintah bakal meninjau kembali kebutuhan impor nasional. Dia menyoroti defisit neraca perdagangan Indonesia sepanjang Januari-Mei 2018 sebesar US$2,83 miliar, yang antara lain dipengaruhi impor bahan baku dan barang modal 

Menurut dia, penting mencermati seberapa besar manfaat dari arus impor bahan baku dan barang modal terhadap kegiatan ekonomi domestik.
"Secara selektif, pemerintah akan meneliti siapa-siapa yang membutuhkan. Apakah (barang impor) itu betul-betul strategis menunjang kegiatan perekonomian di dalam negeri," tukas mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut usai Rapat Paripurna DPR RI, di Jakarta, Selasa (3/7).

Pemerintah, kata dia, juga akan mencermati urgensi dari proyek yang memanfaatkan kebutuhan impor tersebut. Pemerintah, kata Menkeu, mengimbau dunia usaha pada khususnya, untuk mengurangi ketergantungan impor dan lebih baik memanfaatkan barang substitusi di dalam negeri. 

"Impor bahan baku itu akan menunjang produksi, lalu barang modal berhubungan dengan proyek besar, terutama proyek pemerintah. Kita akan lihat konteksnya apakah proyek-proyek ini harus diselesaikan dengan mengimpor barang modal," tukas perempan yang akrab disapa Ani tersebut. (E-2)
 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Adiyanto
Berita Lainnya