Harga Pangan Stabil Penyebab Rendahnya Inflasi

Andhika Prasetyo
02/7/2018 18:23
Harga Pangan Stabil Penyebab Rendahnya Inflasi
(MI/Kristiadi)

BADAN Pusat Statistik mencatat Inflasi Juni 2018 berada di angka 0,59%, lebih rendah dibandingkan Juni tahun sebelumnya yang mencapai 0,69%.

Tidak hanya itu, tingkat inflasi periode ini, yang bertepatan dengan musim Lebaran, juga lebih rendah dari inflasi pada masa Lebaran di beberapa tahun terakhir.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi mengungkapkan capaian itu tidak terlspas dari upaya pemerintah yang berhasil dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan ketika Ramadan dan Lebaran.

Pemerintah, ucapnya, telah melakukan antisipasi dengan menyiapkan berbagai komoditas yang rentan mengalami gejolak ketika Ramadan dan lebaran tiba. Persiapan dilakukan sejak tiga bulan sebelum periode tersebut tiba.

"Kami lihat dari pengalaman sebelumnya, bahan pangan apa saja yang kira-kira permintaannya meningkat saat Ramadan dan lebaran. Pasokan kami siapkan sejak dua sampai tiga bulan sebelumnya. Produksi tentunya juga kami upaya tingkatkan sampai 30%," ujar Agung di Jakarta, Senin (2/7).

Kementan bersama seluruh kementerian dan lembaga terkait juga terus mengawasi dan menjaga sistem distribusi sehingga berbagai komoditas pangan dapat sampai ke tangan konsumen dengan lancar.

Kementan sendiri memiliki instrumen distribusi Toko Tani Indonesia (TTI) yang berperan memasarkan secara langsung produk-produk pertanian dari petani tanpa melewati tengkulak atau pemasok. Dengan demikian, harga yang dijual akan lebih murah karena rantai pasok yang dilalui sangat sederhana.

"Koordinasi langsung dengan produsen pangan sangat membantu menjaga produksi, pasokan dan harga," tuturnya.

Satu hal lainnya yang dilakukan dalam menjaga kestabilan harga ialah dengan menggelar bazar pangan murah di titik-titik yang rentan mengalami fluktuasi.

"Ketika ada harga komoditas yang naik, kami langsung guyur ke pasar. Dengan begitu harga akan segera kembali turun," tandasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya