ALIH-ALIH menyisihkan uang untuk keamanan finansial di hari tua, sebagian masyarakat kota besar Indonesia ternyata masih memilih membelanjakannya untuk leisure.
Hal itu terungkap dalam hasil survei Manulife Investor Sentiment Index Q4 2014 dari Manulife Indonesia. Menurut Chief of Employee Benefits of Asuransi Jiwa Manulife Indonesia Nur Hasan Kurniawan, sebagian besar, atau 61%, dari responden pengusaha di Medan, Sumatra Utara, belum mempersiapkan masa pensiun dengan baik.
Walau mereka sudah mulai berinvestasi, hasilnya lebih banyak dipakai untuk mempertahankan gaya hidup. Umpama, untuk pelesiran ke luar negeri, atau membeli barang mewah. "Hal itu berbeda dengan investor di Jakarta dan Surabaya. Masyarakat Medan masih belum menyiapkan masa pensiunnya dengan baik," ucap Nur.
Survei Manulife Indonesia itu memang dilakukan di tiga kota besar, yaitu Jakarta, Surabaya, dan Medan. Responden berasal dari kelas menengah hingga papan atas, baik pemilik bisnis maupun karyawan.
Pihaknya pun mencatat baru 3,3 juta masyarakat Indonesia yang memiliki program pensiun sesuai dengan undang-undang. Yang terdaftar di program Jaminan Hari Tua Jamsostek hanya 13 juta. Sebagai pembanding, terdapat 63 juta penduduk yang bekerja di sektor formal.
Ia menambahkan, itu cukup mengkhawatirkan lantaran tiga pengeluaran terbesar di masa pensiun terbesar untuk keperluan rumah tangga, biaya kesehatan dan pengobatan, dan membantu anak.
Terkait dengan pengambilÂan keputusan investasi pun, investor Indonesia ternyata masih mengandalkan faktor keberuntungan (pure luck).
Dari survei Manulife, 81% responden investor di Indonesia puas dengan imbal hasil investasi di 2014. Mayoritas menempatkannya pada deposito/tabungan, properti, dan asuransi.
Namun, saat ditilik lebih jauh, lebih dari setengah investor yang puas (54%) mengÂhubungkannya dengan faktor keberuntungan. Lebih dari 25% investor mengaitkannya dengan alasan kejadian yang tidak terduga. Tidak terlihat indikasi pengambilan keputusan investasi yang berdasarkan keahlian yang mumpuni sebagaimana investor negara lain. (Bow/Ant/E-2)