Harkopnas Expo Jadi Pelecut Koperasi

(Pra/E-3)
30/6/2018 04:00
Harkopnas Expo Jadi Pelecut Koperasi
(ANTARA FOTO/Dewi Fajriani)

SEKRETARIS Jenderal Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Neddy Rafinaldi menyatakan keberpihakan pemerintah kepada koperasi menjadi kunci yang dapat memotivasi para anggota koperasi untuk bergerak lebih cepat dan mengimbangi dunia yang semakin mendigitalisasi.

"Selama ini, pemerintah sudah melakukan (keberpihakan) itu. Pemerintah selalu punya perhatian pada koperasi. Sampai sekarang, Presiden selalu hadir pada acara peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) untuk memberi semangat pada koperasi," kata Neddy saat peluncuran Harkopnas Expo 2018 di ICE BSD, Tangerang, Jumat (29/6).

Meski hanya memberikan motivasi, apa yang disampaikan Presiden dalam Harkopnas bak pelecut bagi sekitar 20 juta anggota koperasi. Terbukti, kini koperasi mulai mencoba menyetarakan diri dengan bisnis-bisnis swasta dan badan usaha milik negara (BUMN).

"Bahkan, kini ada koperasi yang melantai di bursa dan memiliki anak usaha dengan aset triliunan rupiah," kata Neddy.

Karena itu, tahun ini tradisi tersebut kembali dilakukan. Presiden Jokowi direncanakan membuka Harkopnas di Istana Negara Bogor, Jabar, pada 12 Juli 2018. "Ini menunjukkan koperasi sudah setara dengan badan usaha lain. Kami ingin menunjukkan tak hanya BUMN atau perusahaan swasta besar yang bisa diterima di Istana, tapi koperasi pun mampu," urainya.

Setelah dibuka Presiden, peringatan Harkopnas dilanjutkan dengan pameran di ICE BSD, Tangerang, Banten, 12-15 Juli.

Direktur Utama Debindo yang juga event organizer Harkopnas Expo, Jeffry Eugene, menambahkan pihaknya ingin memberikan sarana terbaik dalam memfasilitasi interaksi bisnis antara para pengelola koperasi, pelaku usaha kecil dan menengah, investor, dan potential buyers. "Harkopnas Expo ini harus bisa jadi kebanggaan bagi koperasi," ujar Jeffry.

Jeffry juga merencanakan tahun depan akan membuat ekshibisi serupa bertaraf internasional yang dihadiri pelaku usaha dan investor asing.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya