Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank BRI Syariah Tbk menargetkan perolehan laba untuk 2018 sebesar Rp225 miliar dengan target aset Rp36,98 triliun.
Target itu didorong dengan rencana BRI Syariah yang fokus pada penyaluran pembiayaan segmen ritel (konsumer dan mikro) dan komersial dengan fokus BUMN pembangunan infrastruktur seperti PLN dan para BUMN karya.
Direktur Utama BRI Syariah Hadi Santoso mengatakan pada Mei 2018 pihaknya telah membukukan peningkatan laba bersih setelah pajak sebesar 85,16% secara year on year (YoY) menjadi Rp 96,31 miliar dari periode sama 2017 yang sebesar Rp52,02 miliar.
"Peningkatan laba bersih ini berasal dari pendapat operasional sebesar Rp1,24 triliun dengan beban operasional sebesar Rp1,02 triliun," ujar Hadi di Jakarta,kemarin.
Dari sisi permodalan , rasio kecukupan modal (CAR) mereka tercatat sebesar 29,93% (YoY), atau meningkat dari sebelumnya 20,68%. Posisi CAR yang tinggi membuat perusahaan lebih mudah memberikan pembiayaan.
Total aset BRI Syariah pada Mei 2018 tercatat meningkat 21,41% (YoY) menjadi Rp35,72 triliun dari sebelumnya Rp29,42 triliun. Peningkatan aset tersebut didukung pertumbuhan pembiayaan menjadi Rp20,42 triliun atau tumbuh sebesar 11,5% (YoY) dari sebelumnya sebesar Rp18,31 triliun.
"Dana pihak ketiga mengalami peningkatan sebesar 13,62% (YoY) dari Rp25,5 triliun menjadi Rp27,84 triliun. Ini tumbuh memang dari dana masyarakat umum, bukan dari dana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). BPKH sekarang ini juga sedang banyak penarikan untuk persiapan permberangkatan haji," ujarnya.
Terkait dengan kemungkinan kenaikan suku bunga kebijakan BI 7-day repo rate, Hadi mengatakan akan melihat terlebih dahulu. Pihaknya sebisa mungkin tidak akan menaikkan hasil pembiayaan ke nasabah.
" Bila akhirnya nanti hitungannya mentok, ya kami harus menaikkan hasil pembiayaan. Sampai sekarang rate bunga pembiayaan bervariasi antara 10% dan 11%," tandasnya.
Sebagai informasi, BRI Syariah baru saja mencatatkan saham di Bursa Efek indonesia (BEI). Dengan kode perdagangan BRIS, saham BRI Syariah sebanyak 2,6 juta lembar resmi melantai pada 9 Mei lalu. Dalam debutnya, harga saham BRIS melesat dari Rp510 menjadi Rp610 per lembar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved