Amman-Freeport Kerja Sama Bangun Smelter

Usman Kansong
26/6/2018 20:10
Amman-Freeport Kerja Sama Bangun Smelter
(ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

FOUNDER Medco, Arifin Panigoro dan Hilmi Panigoro, bertemu dengan CEO Freeport Richard Adkerson dan Direktur Utama Freeport Indonesia Tony Wenas di Washington, Amerika Serikat, Senin (25/6) waktu setempat. Tujuannya ialah mematangkan kerja sama pembangunan smelter.

Medco memiliki perusahaan anak bernama Amman yang membeli Newmont di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Amman bekerja sama dengan Freeport membangun smelter.

Menurut Hilmi Panigoro, pertemuan berlangsung baik. "Freeport sangat supportive," kata Hilmi seusai pertemuan.

Sebelum pertemuan, Hilmi mengatakan Amman telah menyiapkan tanah seluas 100 hektare. Infrastruktur jalan dan pelabuhan serta listrik sudah tersedia. "Kita sudah saving US$400 juta," ucapnya.

Menurut Hilmi, kesepakatan dengan Freeport sudah ada. Persoalannya, apakah smelter akan dibangun di Gresik atau Sumbawa. Freeport kelihatannya ingin smelter ada di Gresik, Jawa Timur, karena dekat dengan Petrokimia. "Sebetulnya kalau dibangin di Sumbawa tinggal diangkut saja," kata Hilmi.

Ia juga sempat menyampaikan kerja sama dengan Freeport menyangkut ukuran atau kapasitas smelter. "Kalau dengan Freeport kapasitas bisa 2,6 ton, sedangkan kalau kita sendiri 1,6 ton,” ucapnya.

Adapun soal nilai investasi, menurut Hilmi, sangat tergantung pada teknologi yang dipakai, apakah teknologi Amerika,  Eropa, atau Tiongkok. "Minial investasinya US$1 miliar," katanya.

Meski sudah ada kesepakatan, menurut Hilmi, keputusan atau kepastian kerja sama pembangunan smelter sangat tergantung pada kesepakatan Freeport dan pemerintah terkait divestasi. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya