Pengelolaan Anggaran semakin Baik

(Tes/Ant/E-2)
26/6/2018 01:00
Pengelolaan Anggaran semakin Baik
(ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

MENTERI Keuangan Sri Mulyani mengatakan postur ang-garan pendapatan dan belanja negara (APBN) semakin sehat. Hal itu ditandai dengan defisit anggaran yang semakin menyusut.

Menkeu mengatakan defisit anggaran hingga akhir Mei 2018 telah mencapai Rp94,4 triliun atau 0,64% terhadap produk domestik bruto (PDB). “Terdapat perbaikan dari sisi defisit karena pada akhir Mei 2017, defisit anggaran tercatat Rp128,7 triliun atau 0,96%,” kata Sri Mulyani dalam jumpa pers perkembangan APBN di Jakarta, Senin (25/6).

Menkeu mengatakan realisasi defisit anggaran yang lebih baik daripada tahun sebelumnya itu menggambarkan adanya penguatan dari kinerja pelaksanaan APBN secara keseluruhan.

Ia menjelaskan defisit anggaran itu berasal dari pendapatan negara yang hingga 31 Mei 2018 sudah mencapai Rp685 triliun dan belanja negara sebesar Rp779,5 triliun. Dari pendapatan negara, realisasi penerimaan perpajakan terkumpul Rp538,6 triliun, penerimaan negara bukan pajak sebanyak Rp144,9 triliun, dan hibah sebesar Rp1,41 triliun. “Realisasi penerimaan pajak ini masih didukung pertumbuhan positif PPh nonmigas, PPh migas, dan PPN yang terus melanjutkan tren positif pertumbuhan sejak triwulan I 2018,” ujarnya.

Adapun realisasi belanja negara terdiri atas belanja pemerintah pusat sebesar Rp458 triliun serta transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp321,51 triliun. Belanja pemerintah pusat berasal dari belanja kementerian/lembaga yang telah mencapai Rp231,4 triliun dan belanja nonkementerian/lembaga Rp226,5 triliun.

Sementara itu, realisasi pembiayaan utang antara lain bersumber dari penerbitan surat berharga negara (neto) Rp166,12 triliun serta pinjaman sebesar minus Rp10,36 triliun. Postur APBN itu juga didukung keseimbangan primer yang masih surplus Rp18,1 triliun atau lebih baik daripada posisi tahun lalu sebesar minus Rp29,9 triliun.

“Posisi ini menggambarkan postur APBN yang menunjukkan adanya tren positif dan memperlihatkan adanya penguatan kesehatan APBN yang sangat nyata,” jelas Menkeu. (Tes/Ant/E-2)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya