Gas Kota Terintegrasi SPBU Bisa Jadi Solusi Infrastruktur Gas
Fathia Nurul Haq
06/4/2015 00:00
(ANTARA/Saiful Bahri)
PELAKSANAAN gas kota sebagai substitusi elpiji dalam tabung kerap terkendala persoalan infrastruktur. Pengamat Ekonomi Enny Sri Hartati menyarankan penggunaan terintegrasi pom bensin milik pertamina jika dimungkinkan untuk mempermudah distribusi gas kota.
"Memang berapa sih investasi yang dibutuhkan untuk gas kota? Kalau memang terkendala infrastruktur, SPBU bisa dibuat terintegrasi seperti BBG itu, lalu masyarakat bisa mengisi ulang lewat situ," ujarnya.
Menurut Enny, pengadaan gas yang dekat dengan masyarakat akan menciptakan demand sendiri yang lebih ramah terhadap defisit transaksi berjalan.
Enny mengungkapkan statemen PGN yang sebelumnya mengatakan pasokan gas kota memadai untuk wilayah Jawa dan Bali seharusnya poin bagus bagi pemerintah menggenjot program gas kota. Kendala infrastruktur pun harus dituntaskan segera mengingat harga elpiji yang melonjak.
"Elpiji ini salah satu komoditas yang krusial bagi masyarakat. Lpg ini juga sudah pasti impor, kalau impor resikonya bukan hanya harga elpiji internasional, tapi juga nilai tukar. Jadi kalau memungkinkan untuk diadakan tidak dengan jalan impor mestinya dipercepat," jelasnya. (OL-3)