Premium Dihapus Dua Tahun Lagi

Fathia Nurul Haq
06/4/2015 00:00
Premium Dihapus Dua Tahun Lagi
(ANTARA/Fanny Octavianus)
Selambat-lambatnya dalam dua tahun mendatang bahan bakar minyak RON 88 akan diganti dengan RON 92.

Hal tersebut dipastikan sendiri oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said sebagai tindak lanjut dari evaluasi Satgas Anti Mafia Migas beberapa lalu. Selain mengkaji penggunaan RON 88, pemerintah juga berupaya mengefisienkan biaya produksi BBM dan mendalami kasus Petral --anak usaha Pertamina-- sebagai upaya memperbaiki kinerja sektor migas di Indonesia.

"Konversi Ron 88 ke ron 92 itu sedang kita dalami. Suatu ketika akan begitu, tapi sekarang ada kilang kita yang harus dimodernisasi. Kita memberi waktu paling lambat 2 tahun, nanti kita cari merek dagang lain, mungkin bukan premium," ujar Sudiman kepada Media Indonesia, Minggu malam (5/4)

Pemerintah juga tengah mengupayakan kalkulasi harga bbm yang transparan dan mudah dipahami publik. Nantinya, Sudirman mengatakan kementerian ESDM dan Pertamina akan menekan biaya yang tidak efisien sehingga harga BBM bisa lebih rendah dari harga keekonomian yang diberlakukan pemerintah saat ini.

"Selain itu diupayakan tender minyak lebih transparan. Sudah mulai ada upaya-upaya perbaikan di Pertamina. Sekarang juga sedang dikaji status kelembagaan SKK migas dan rancangan UU migas," papar Sudirman. (E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya