PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berusia 50 Tahun pada 13 Mei mendatang, telah membangun jaringan pipa gas mencapai 6.161 kilometer. Pelanggannya saat ini adalah rumah tangga, UKM, industri, pembangkit listrik, hingga transportasi. PGN terus memperluas jaringan pipa gas dan merambah daerah-daerah baru di Indonesia. Seperti di Sumatera hingga ke Jawa, selama delapan tahun terakhir misalnya, PGN telah membangun jaringan pipa sepanjang 911 kilometer. Pada tahun 2007, panjang pipa PGN mencapai 5.250 kilometer, dan pada akhir tahun 2014 sudah menjadi 6.161 km.
Sementara dari sisi pendapatan, laporan keuangan PGN menyebutkan pada tahun lalu perseroan mengantongi Rp 40,28 triliun dengan laba bersih Rp 11,6 triliun. Realisasi tersebut meningkat signifikan jika dibandingkan pendapatan 2007 sebesar Rp 8,8 triliun dan laba bersih Rp 3,08 triliun. Aset PGN juga tercatat bertambah pesat dari Rp 20,44 triliun di 2007 menjadi Rp 77,32 triliun pada 2014. Menurut Direktur Utama PGN Hendi Prio Santoso, dalam rilis yang diterima Media Indonesia, kemarin, catatan positif dalam pembangunan infrastruktur PGN selama ini adalah mewujudkan energi non fosil yang ramah lingkungan, murah dan terjamin pasokannya bagi industri serta sektor transportasi.
"Calo gas tak ada di lingkungan dan pengelolaan bisnis kami. Seluruh pembangunan infrastruktur disesuaikan dengan kebutuhan industri dan sektor transportasi. Korupsi tak ditolerir sedikitpun," tegas Hendi Prio Santoso. Dalam setahun terakhir, berbagai jaringan pipa yang selesai dibangun antara lain pipa distribusi gas bumi di Lampung sepanjang 90 km, pipanisasi gas bumi Tanjung Uncang-Panaran di Batam sepanjang 18 km, pipa Cikande-Bitung sepanjang 30,5 km, proyek clustering CNG di Tambak Aji Semarang. Adapun pipa Kalimantan Jawa I atau KAlija I sepanjang 207 km per 13 Maret lalu sudah mencapai 49,5%.
Sedangkan tahun ini, PGN sudah memulai pembangunan pipa Duri-Dumai-Medan. Tahap I Duri-Dumai Medan sepanjang 130 km sudah dimulai, sedangkan Tahap II Dumai-Medan akan dibangun setelah tahap I selesai. Jaringan pipa lain yang juga akan dimulai adalah, pipa distribusi Jawa Tengah sepanjang 319 km. Penambahan infrastruktur pipa PGN itu juga membuat peningkatan volume penyaluran gas Perusahaan Gas Negara kepada berbagai segmen pelanggannya. Pada 2007, Perusahaan Gas Negara menyalurkan gas bumi sebesar 1.150 MMSCFD, dan pada 2014 sebesar 1.710 MMSCFD Hendi Prio Santoso mengatakan, untuk meningkatkan efisiensi dan memperkuat daya saing ekonomi nasional, Perusahaan Gas Negara akan terus bersinergi dengan para stakeholders dan pelaku usaha lain dalam meningkatkan pemanfaatan gas bumi di dalam negeri.