Warga Antusias Sambut LPG 3 Kg Non Subsidi

Tesa Oktiana Surbakti
24/6/2018 20:43
Warga Antusias Sambut LPG 3 Kg Non Subsidi
(ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

PT Pertamina (Persero) akan menjual liquefied petroleum gas (LPG) non subsidi ukuran 3 kilogram (kg) per 1 Juli 2018. Masyarakat menyambut varian produk teranyar tersebut lantaran dinilai lebih ekonomis.

Pemerintah telah menugaskan Pertamina menyalurkan LPG 3 kg dengan skema langsung terintegrasi dengan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Artinya, hanya masyarakat tidak mampu yang berhak membeli tabung gas melon. Namun, BUMN energi mengaku mendapat permintaan dari masyarakat mampu yang ternyata masih membutuhkan gas LPG 3 kg. Hal itu diamini Siti Rahayu, seorang ibu rumah tangga yang juga berprofesi karyawan swasta.

"Beli tabung LPG 3 kg sebenarnya lebih praktis. Apalagi suami saya sering bepergian keluar kota. Begitu tabung gas 12 kg habis, saya terpaksa menunggu tukang antar gas datang," ujar Siti, warga Rawa Belong, kepada Media Indonesia, Minggu (24/6).

Berbeda ketika tabung LPG 3 kg masih dijual bebas, Siti menuturkan dirinya lebih leluasa membeli pasokan gas tersebut ke warung terdekat. Ukuran tabung yang mudah dibawa menjadi alasan Siti mendukung rencana Pertamina memasarkan tabung LPG 3 kg non subsidi. Dia pun tidak keberatan bila harga jual produk tersebut mengikuti harga keekonomian.

"Ya kalau tabung gas melon itu kan disubsidi, untuk masyarakat tidak mampu. Jelas harganya murah. Kalau nanti (tabung LPG 3 kg non subsidi) jadi dijual, tidak masalah kalau harganya berbeda," tukas Siti yang mengungkapkan volume gas tabung berukuran 12 kg dirasa terlalu banyak untuk kebutuhan sehari-hari. Pasalnya, kesibukan yang padat membuat Siti jarang memasak di rumah.

Senada, Rosiana yang tinggal di Kebon Jeruk, pun antusias menanti tabung LPG 3 kg non subsidi. Kehadiran produk gas berukuran kecil memberi lebih banyak opsi bagi masyarakat. Pertamina sebelumnya telah meluncurkan tabung LPG ukuran 5,5 kg yang lebih praktis dibawa ketimbang tabung LPG ukuran 12 kg. Kendati demikian, Rosita memandang tabung LPG 3 kg masih dibutuhkan masyarakat yang tergolong mampu sekalipun.

"Sebenarnya beli tabung LPG 3 kg bukan masalah mampu atau tidak. Kadang begini, saya dalam waktu satu minggu pernah tidak masak karena tugas keluar kota. Jadi buat apa simpan gas banyak-banyak. Mending ya beli gas ukuran kecil saja," kata Rosiana. Dia berharap Pertamina tetap menjaga ketersediaan stok pasca meluncurkan tabung LPG 3 kg non subsidi.(OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya