BEI Berharap Suku Bunga Tidak Naik Lagi

Fetry Wuryasti
22/6/2018 17:36
BEI Berharap Suku Bunga Tidak Naik Lagi
(ANTARA)

DIREKTUR Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio kembali menegaskan bahwa pihaknya berharap agar Bank Indonesia (BI) tidak kembali menaikkan tingkat suku bunga The Fed yang diprediksi akan menaikkan kembali sebanyak dua kali hingga akhir 2018.

"Evaluasinya adalah memang kalau bursa ditanya ya kalau bisa sih suku bunga jangan naik. Itu saja," kata Tito di kompleks Gedung BI, Jakarta, Jumat (22/6).

Pada dasarnya, kata Tito, kenaikan suku bunga merupakan musuh dari pasar modal, karena cukup mengganggu iklimnya. Kenaikan tingkat suku bunga pun bisa menganggu sektor perbankan. Terlebih saat ini pemerintah membutuhkan pinjaman dana untuk pembangunan infrastruktur.

"Prioritasnya, saat ini perlu dana untuk membangun infrastruktur. Faktanya perbankan tahun kemarin cuma Rp 240 triliun, pasar modal Rp 802 triliun. Satu trade off ini nih, kalau tingkat suku bunfa naik, bank juga susah pinjamin duit, pasar modal juga susah," ujar dia.

Tito menyerahkan segala kebijakan tersebut ke pemerintah dan otoritas terkait. Walaupun demikian, ia berharap kenaikan tingkat suku bunga acuan tidak terlalu membebani.

"Mungkin ada satu trade off yang benar sehingga walaupun bank LDR-nya (loan to deposit ratio) tinggi, pasar modal tetap bisa memiliki raising dana, satu trade off yang benar, pada tingkat suku bunga tepat, dan itu saya lepaskan kepada otoritas pemerintah," imbuh Tito.

Direktur Penilaian Bursa Efek Indonesia Samsul Hidayat mengatakan terkait fokus bursa akan kenaikan suku bunga terkait keputusan yang dibuat para investor.

Sedangkan fokus Bank Indonesia memang untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah,untuk memberikan kepastian bagi investor asing untuk masuk ke Indonesia.

"Investor asing tidak mau melihat fluktuasi terlalu jauh. Range fluktuasi rupiah memang harus BI jaga. Salah satu yang bisa dilakukan dengan menaikkanan suku bunga. Itu untuk mengontrol investasi. Untuk menahan investor tidak keluar," tukas Samsul. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya