Lahirkan Entrepreneur Tangguh melalui Pelatihan Kewirausahaan
Syarief Oebaidillah
31/3/2015 00:00
()
KETERAMPILAN kini menjadi sebuah tuntutan. Semakin tingginya tingkat persaingan kerja tidak diimbangi oleh lapangan kerja yang cukup. Jika tidak memiliki kemampuan dan keterampilan yang yang memadai maka akan siap tersingkir dari dunia persaingan.
Kondisi ini mendorong Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU untuk menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan dan launching pelatihan hard skill angkatan 2015 di Auditorium Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat.
Pelatihan ini diikuti oleh 200 orang penerima manfaat (PM). Dalam pelatihan ini, PKPU menghadirkan pengusaha dan penulis buku sukses, di antaranya Velentino Dinsi (penulis buku best seller "Satu Keluarga Satu Pengusaha"), Adjie Wicaksana (Founder ICDC Inddonesia), Anang Sudjana (Owner Hayashi Toys yang juga anggota TDA Bekasi).
Hadir pada acara ini Direktur Program PKPU Rully Barlian , Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Pasar (KUP) Achmad Kafrawi, Kabid Data dan Informasi Diskominfo Kota Depok Reni Siti Nuraeni, dan Manager Ekonomi PKPU Ari Januar .
Rully Barlian menyampaikan program ini merupakan salah satu pemberdayaan bagi Dhuafa, selain memberikan soft skill, kita juga membekali hard skill agar nantinya mampu meningkatkan income bagi keluarganya, sehingga nanti tidak perlu jauh ke luar negeri untuk mencari pendapatan berlebih ." ucapnya.
"Dengan adanya pelatihan seperti ini dapat menambah ilmu, wawasan, dan jaringan. Dan semoga dari pelatihan ini dapat menghasilkan pengusaha-pengusaha baru," ungkap Achmad Kafrawi, yang sekaligus membuka pelatihan ini.
Dia juga menyampaikan dukungannya dan apresiasinya kepada PKPU. "Dengan kegiatan ini dapat menciptakan wirausahawan seperti yang diamanatkan oleh undang-undang, minimal 2% dari penduduk menjadi entrepreneur, pelaku UMKM ini dapat memperkuat ekonomi keluarga. Kami berharap peserta dari pelatihan ini dapat mengimplementasikan apa yang didapat, jangan segan-segan untuk memulai usaha, Pemkot Depok siap memfasilitasi bagi para pelaku usaha yang ingin memulai usahanya," lanjutnya.
Pelatihan kewirausahaan ini rencananya akan berlangsung selama tiga bulan, dengan pembekalan keterampilan teknis berupa pelatihan menjahit, pelatihan desain grafis, pelatihan stir mobil, pelatihan muslimah, dan pelatihan bahasa.
Sementara itu Ari Januar mengatakan, pelatihan ini dalam upaya menumbuhkan semangat berwirausaha dan hard skill. "Outputnya nanti ada dua, sebagian akan diserap di dunia kerja seperti pelatihan menyetir, dan sebagian untuk membuka usaha waralaba, sehingga harapannya 100% peserta yang ikut pelatihan kewirausahaan ini dapat terserap dengan baik dan dapat meningkatkan kapasitas berwirausaha yang berguna untuk meningkatkan taraf hidup mereka," ungkapnya.
PKPU berharap para peserta memperoleh bekal kemampuan dasar dalam berwirausaha, serta memiliki motivasi sukses dan mencetak para wirausahawan yang unggul, mandiri dan berdaya saing. (OL-3)