Jangkauan KUR Diperkuat, TKI Tak Perlu Ke Lintah Darat

Fathia Nurul Haq
04/3/2015 00:00
Jangkauan KUR Diperkuat, TKI Tak Perlu Ke Lintah Darat
()
PEMBAHASAN program Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada rapat koordinasi di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu malam (3/3) juga membahas mekanisme KUR sektoral. Nantinya, KUR juga diharapkan dapat menjangkau kalangan yang selama ini sulit mendapat akses seperti TKI dan pekerja non formal.

"Kita membicarakan KUR mikro, programnya sudah ada, sistemnya sudah ada. Tinggal kita menginstruksikan kepada kementerian teknis tentang KUR sektoral," ujar Menko Perekonomian Sofyan Djalil seusai rapat.

Sofyan mencermati selama ini TKI yang akan berangkat ke luar negeri kerap meminjam dari pihak lain dengan dikenai suku bunga tinggi. Kelompok itu dinilai Sofyan memiliki urgensi untuk terjangkau oleh KUR.

"TKI supaya bisa menggunakan dana KUR untuk pinjaman keluar negeri. Melalui sistem penjaminan yang kita jamin. Selama ini TKI dibiayai oleh multifinance bunganya tinggi sekali," tambahnya.

Selain untuk TKI, ada pula KUR untuk nelayan dan pekerja nonformal lain. Dalam suksesinya, Sofyan menjelaskan mekanisme pelaksanaan dalam koordinasi dengan kementerian teknis.

"Nanti juga ada KUR untuk nelayan, draftnya sudah diserahkan oleh KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan). Kemudian ada juga KUR nonformal, seperti supir taksi. Aturan pelaksanaannya dari kementerian teknis," jelas dia.

Senada dengan Sofyan, Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga menjelaskan alokasi KUR tahun ini memang difokuskan pada sektor pertanian dan nelayan

"Pertanian, nelayan, difokuskan ke situ. Enggak boleh ke pedagang semua. Kita kan memberi peluang kepada terutama koperasi bergerak di pertanian dan nelayan," jelas dia. (Fat/E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya