Peredaran Uang Selama Lebaran Diprediksi Naik 15,4%

Fetry Wuryasti
06/6/2018 15:31
Peredaran Uang Selama Lebaran Diprediksi Naik 15,4%
(Ilustrasi)

PERAN uang kartal ternyata masih sangat mendominasi masyarakat , meski selama ini pemerintah telah mendorong transaksi non tunai.

Ini terlihat dari peredaran uang rupiah diprediksi mengalami peningkatan saat Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi mengatakan indikator peredaran uang rupiah dari outflow inflowsnya mengalami peningkatan dalam 10 tahun terakhir.

Sejak taun 2008 sampai 2017 dengan rata-rata pertumbuhan tahunan sebesar 14 persen untuk outflow dan 15,1 persen untuk inflow. Kemudian untuk uang yang diedarkan pertumbuhannya 12,2 persen.

Posisi uang yang diedarkan pada Selasa 5 juni sebesar Rp 745,9 triliun sejak awal tahun. Posisi uang tersebut meningkat Rp 88,3 triliun atau 13,4 persen dibandingkan sebelum Ramadhan yang tercatat Rp 657,6 triliun pada 16 Mei pekan lalu.

"Kalau kami lihat proyeksi kebutuhan uang outflow dan inflow untuk dalam negeri meningkat 25 percent dari outflow secara tahunan yang terus meningkat," ujar dia di Jakarta, Rabu (6/6).

Pada Ramadan 2018, BI menyiapkan kebutuhan uang naik 15,4% menjadi Rp 188,2 triliun, dari tahun lalu yang sebesar Rp 163,23 triliun.

Posisi uang yang diedarkan pada akhir Ramadhan terus mengalami peningkatan dengan rata-rata kenaikan 10 tahun sebesar 13 persen per tahun.

Secara 5 tahun kita 2013-3017 peningkatan outflow Ramadan - Idul Fitri mencapai 13,9 persen per tahun.

"Khusus periode 2018 diperkirakan kebutuhan uang tunai meningkat 15,3 persen padahal rata-rata 13,9 persen. Tahun 2017 lalu kebutuhan uang selama Ramadan sebesar Rp 163,2 triliun,"

Meningkatnya kebutuhan uang tunai dinaikkan, mengingat tambahan libur pada tanggal 11, 12 dan 20 Juni, sehingga total libur lebaran menjadi 12 hari.

"Kami juga harus persiapan uang kartal juga karena kenaikan tunjangan hari raya untuk aparat sipil negara dan pensiunan," tukas Rosmaya Hadi. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya