Bulog Diminta Jaga Ketersediaan Barang

(EP/BY/AD/BB/LN/N-2)
04/6/2018 23:45
Bulog Diminta Jaga Ketersediaan Barang
(ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

KERJA keras pemerintah menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang pada Ramadan dan jelang Lebaran mendapat pujian warga. Founder KAHMI Preneur, Kamrussamad, meminta pemerintah terus konsisten melakukannya.

“Sidak ke pasar-pasar untuk melihat harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri yang dilakukan aparatur di pusat dan daerah sangat kami hargai. Harga-harga sembako, seperti beras, gula, dan daging sangat vital bagi masyarakat,” tutur Kamrussamad, kemarin.
Ia pun berharap Bulog bisa menjaga ketersediaan sembako di pasar jika harganya mulai naik. “Masyarakat ingin harga tetap stabil, jangan sampai menjelang hari raya, harga sembako memberatkan mereka.”

Salah satu upaya lain menjaga stabilitas harga ialah menggelar pasar murah. Di Lampung, Kementerian Perdagangan menyediakan 4.500 paket bahan pokok yang dijual di sembilan titik, di antaranya di lima pondok pesantren.

Staf Ahli Menteri Perdagangan, Sutriono Edi, mengakui, pihaknya merangkul PT Astra Internasional untuk menyediakan paket bahan pokok. “Kami menjual dengan harga Rp50 ribu untuk paket yang normalnya bernilai Rp100 ribu.”

Dalam kegiatan ini, Kementerian Perdagangan juga melakukan aksi sosial. Dana yang diterima dari masyarakat langsung diserahkan kepada pondok pesantren untuk biaya pembangunan, pembelian buku dan Alquran, serta kegiatan santri.

Di Bandung, Jawa Barat, pasar murah digelar Bank Indonesia di kawasan Stasiun Kiaracondong. Dengan menggandeng kalangan perbankan, BI Bandung menjual beras, minyak goreng, gula pasir, dan telur ayam dengan harga di bawah pasaran.

“Pasar murah digelar sebagai upaya mengendalikan inflasi. Kiaracondong dipilih karena ini kawasan padat penduduk,” kata Kepala Grup Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah, BI Bandung, Sukarelawati Permana.

Operasi serupa juga dilakukan BI Tasikmalaya bersama Bulog, sejumlah BUMN, dan pemerintah daerah. Bahan pokok yang dijual terdiri atas telur, daging kerbau, minyak goreng, beras, gula pasir, terigu, mentega, bawang merah, bawang putih, dan cabai merah.
Dengan dimotori Pemprov Sulawesi Selatan, pasar murah Peduli Rakyat digelar di Jalan Masjid Raya, Kota Makassar. Kegiatan ini didukung dinas-dinas, perbankan, BUMN, produsen, serta distributor bahan pokok.

Pasar murah juga digelar di empat titik lain di Makassar dan lima titik lain di Sulawesi Selatan. “Penyelenggaraan pasar murah barang kebutuhan pokok ini saya pandang sangat penting dan strategis karena dilaksanakan pada Ramadan saat kebutuhan masyarakat meningkat,” ujar
Penjabat Gubernur Sulsel Soni Sumarsono. (EP/BY/AD/BB/LN/N-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya