Holding Perkuat Bisnis Gas Nasional

(Tes/E-3)
02/6/2018 05:00
Holding Perkuat Bisnis Gas Nasional
(ANTARA FOTO/Ardiansyah)

PEMBENTUKAN perusahaan induk (holding) minyak dan gas (migas) akan mengoptimalkan bisnis gas Indonesia. Itu antara lain dilakukan melalui optimalisasi pasokan gas dan peningkatan efisiensi infrastruktur gas sehingga tercipta harga gas yang kompetitif.

"Peningkatan nilai bisnis gas dipicu adanya integrasi bisnis niaga dan infrastruktur gas dari bisnis hulu (upstream), midstream, hingga hilir (downstream)," kata Vice President Corporate Communication PT Pertamina (persero) Adiatma Sardjito melalui keterangan resminya, kemarin.

Selanjutnya, kata dia, integrasi akan melaksanakan joint marketing and sales, serta peningkatan efektivitas dan efisiensi biaya operasi dan investasi. Selain itu, penguatan struktur permodalan dari peningkatan kapasitas investasi, serta pendekatan terpadu dan terkoordinasi ke regulator.

Adiatma menambahkan, berdasarkan best practice di dunia, perusahaan minyak nasional (national oil company/NOC) dijadikan sebagai satu-satunya pemain utama bisnis migas yang mencakup produksi migas, ekspor dan impor, infrastruktur transmisi, serta distribusi dan pemasaran.

Hal itu menunjukkan NOC dibentuk menjadi holding migas untuk memperkuat pengelolaan migas negara itu. Sejumlah NOC dunia yang sudah terintegrasi, antara lain Petrobras Brasil, PTT Thailand, Petronas Malaysia, Gazprom Rusia, Pemex Meksiko, dan Rosneft Rusia.

Karena itu, lanjut dia, pemerintah bisa memantau pasokan dan pengembangan infrastruktur migas untuk memastikan akses migas bagi konsumen, menjamin ketersediaan migas pada harga wajar dan penggunaan optimal sumber moneter untuk infrastruktur.

"Holding migas di Tanah Air perlu karena kebutuhan investasi migas yang besar dan tantangan pasar di masa mendatang. Dengan masuknya PGN dalam jajaran anak perusahaan kami, Pertamina sebagai holding migas bisa mewujudkan cita-cita kedaulatan energi," ujarnya.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya