Masyarakat Dianjurkan Mudik Lebih Awal

Dhika Kusuma Winata
02/6/2018 04:35
Masyarakat Dianjurkan Mudik Lebih Awal
(ANTARA FOTO/Umarul Faruq)

KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) memprediksi puncak arus mudik Lebaran tahun ini bakal terjadi pada H-3 dan H-2. Untuk itu para pemudik diimbau melakukan perjalanan pulang kampung lebih awal demi terhindar dari kepadatan arus mudik.

"Prediksi puncak mudik H-3 atau H-2. Kami menganjurkan pemudik melakukan mudik lebih awal, bisa pada H-7, H-6, atau H-5," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi seusai menghadiri rapat tingkat menteri, di Jakarta, Kamis (31/5).

Dia menuturkan pihaknya sudah mempersiapkan angkutan umum untuk layanan mudik, baik untuk jenis moda angkutan darat, seperti kereta api dan bus, maupun moda angkutan udara.

"Kami minta kapasitas dan kualitas bandara-bandara kecil harus beroperasi sampai pukul 24.00. Selain itu, kami minta pesawat berbadan lebar digunakan untuk angkutan tujuan favorit, seperti Surabaya, Bali, Makassar, Yogyakarta, dan Medan," jelasnya.

Dia menambahkan pihaknya juga meminta otoritas bandara agar ada slot bagi penerbangan tambahan untuk menampung para pemudik.

Di Semarang, Jawa Tengah, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong percepatan konektivitas udara, terutama untuk melayani kebutuhan masyarakat pada arus mudik tahun ini.

Salah satunya ialah kesiapan terminal baru Bandara Ahmad Yani Semarang dalam melayani penumpang. Rini menyebutkan kemajuan pekerjaan terminal baru tersebut telah mencapai 97%. Dengan demikian, PT Angkasa Pura I akan mulai mengoperasikan secara fungsional terminal baru itu pada pekan depan.

"Kita patut bersyukur terminal baru (Bandara Ahmad Yani Semarang) sudah dipastikan siap melayani penumpang dan pada 8 atau 9 Juni 2018 nanti sudah siap beroperasi," ujar Rini saat meninjau Bandara Ahmad Yani Semarang dalam keterangan resminya, kemarin.

Terminal baru berkonsep ecogreen itu mampu menampung 6,9 juta penumpang per tahun, jauh lebih besar daripada kapasitas terminal lama yang hanya 800 ribu penumpang per tahun.

Kesiapan BBM
Dalam kunjungannya ke Semarang itu, Rini juga meninjau kesiapan sarana dan prasarana Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Semarang Group, milik PT Pertamina (persero).

"Pemerintah terus mendorong dan memastikan semua sarana dan prasarana pendukung pendistribusian BBM selama Ramadan dan Idul Fitri 2018 dapat beroperasi maksimal demi kenyamanan dan kelancaran pemudik. Terima kasih kepada Pertamina, kami akan terus memantau dan memastikan masyarakat dapat terlayani dengan baik," ujar Rini.

Plt Direktur Utama Pertamina Nicke Widyastuti menyampaikan, secara nasional konsumsi BBM diproyeksikan mengalami puncaknya pada 9 Juni 2018, sedangkan puncak konsumsi BBM di Jawa Tengah, khususnya Semarang dan sekitarnya, diprediksi bakal terjadi pada 14-16 Juni 2018.

"Pertamina siap melayani masyarakat dan kami pastikan masyarakat dan pemudik tidak mengalami kelangkaan BBM selama Ramadan dan Idul Fitri," pungkas Nicke.

(Tes/Nyu/E-3)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya