Kemenperin Tawarkan Investasi Pabrik Baterai ke Korsel dan Tiongkok

Erandhi Hutomo Saputra
29/5/2018 15:42
Kemenperin Tawarkan Investasi Pabrik Baterai ke Korsel dan Tiongkok
(ANTARA)

GUNA mendukung pengembangan kendaraan listrik di dalam negeri, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menetapkan dalam peta jalan industri otomotif bahwa industri baterai di dalam negeri akan tersedia pada 2022.

"Kalau di peta jalan 2022 ini ditargetkan dari sisi pengembangan industri sudah masuk ke dalam produksi untuk hybrid, Plug-in hybrid dan full baterai dengan produksi komponen lokal utama ada baterai," ujar Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan, Kemenperin Putu Juli Ardika saat berbincang di kantornya, akhir pekan lalu.

Putu menyebut pemerintah telah menawarkan investasi pabrik baterai kepada dua investor yang berasal dari Korea Selatan (Korsel) dan Tiongkok.

Investor asal Korsel yang sedang dijajaki yakni Posco Energy yang kemungkinan bekerjasama dengan Antam. Adapun investor asal Tiongkok masih belum bisa disebutkan.

"Kita sedang mendorong kerjasama antara Posco Energy dengan Antam menggunakan (bahan baku) nikel. Dalam kunjungan delegasi Indonesia ke Tiongkok yang dipimpin Menko Maritim juga menawarkan kepada Tiongkok," jelasnya.

Putu yakin pabrik baterai akan berdiri di Indonesia meski tersisa empat tahun lagi. Adapun kerja samanya yakni bussines to bussines. (E-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Adiyanto
Berita Lainnya