Penerapan Era Industri 4.0 Sesuai Ekonomi Pancasila

Micom
24/5/2018 22:07
Penerapan Era Industri 4.0 Sesuai Ekonomi Pancasila
( ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

KETUA umum Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartato menyatakan era perekonomian Indonesia saat ini sudah memasuki revolusi industri keempat atau ekonomi digital yang berdasarkan sifat alamiahnya akan bergerak menuju demokrasi korporasi.

"Konsep indonesia di era digital ini adalah demokratisasi ekonomi. Inilah yang dimaksud Demokrasi Pancasila, demokrasi yang berdasarkan korporasi, yang berkumpul adalah pemilik modal, semakin tidak punya modal, semakin tertinggal" ujar Airlangga, dalam  diskusi dengan tema Ekonomi Pancasila di Era Disrupsi, di Jakarta, kemarin.
Airlangga menganggap sistem ekonomi Pancasila sangat relevan saat ini karena mengandung prinsip-prinsip keterbukaan yang mengikuti perkembangan zaman, berkeadilan, dan gotong-royong.

Dalam konteks Ekonomi Pancasila, sistem ekonomi digital melalui teknologi dan internet berhasil melepaskan batas regional Nusantara dalam proses ekonomi. Selama ini, kata dia, pasar turut dikuasai produsen-produsen besar dan melakukan sistem monopoli. "Ekonomi Pancasila hadir untuk mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.
Menurut Airlangga, berdasarkan cirinya, Ekonomi Pancasila ada di tengah-tengah ekonomi pasar dan ekonomi pusat, karena ia juga memberi kewenangan pada negara melalui MPR untuk mengawasi pelaku ekonomi.

Namun konsep Ekonomi Pancasila turut dikritik oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi Menko Maritim Purbadaya Yudha Sadewa. Menurutnya ciri-ciri dari Ekonomi Pancasila dianggap terlalu mengawang dan tidak jelas implemetasinya dalam mencapai kesejahteraan. Salah satunya adalah konsep koperas. "Kalau kita lihat koperasi, apakah dalam implementasinya koperasi memang bisa menjadi soko guru sistem ekonomi?," kata Sadewa dalam diskusi tersebut.

Tanggapan berbeda dilontarkan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Kementerian Perindustrian RI, Ngakan Timur Antara. Menurut dia sistem koperasi justru sudah layak untuk dijadikan soko guru  bagi sistem Ekonomi Pancasila. "Sistem di koperasi sudah bagus, tinggal dijalankan saja. Kelemahan kita adalah tidak pernah mengevaluasi regulasi," katanya. (*/E-2)
 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Adiyanto
Berita Lainnya