Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus mendorong peningkatan produktivitas dan daya saing sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Hal itu dilakukan melalui program magang mahasiswa bersertifikat.
Program magang mahasiswa bersertifikat itu merupakan program di bawah Forum Human Capital Indonesia (FHCI) yang merupakan forum sinergi bagi praktisi human capital management di lingkungan BUMN yang berkomitmen meningkatkan daya saing SDM Indonesia untuk siap bersaing di pasar global.
Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan program itu juga menjadi alternatif sumber rekrutmen BUMN. Institusi pendidikan seperti Perguruan Tinggi yang terlibat dalam program ini akan mendapat manfaat berupa peningkatan wawasan, pengetahuan dan keterampilan untuk semakin menyiapkan lulusan mahasiswa untuk memasuki dunia kerja.
“Harapan saya program ini dalam perjalanannya terus menghasilkan generasi penerus bangsa yang unggul, berdaya saing dan siap membangun bangsa dan negara," ujar Rini dalam keterangan resmi yang diterima Media Indonesia di Jakarta, Minggu (20/5).
Dalam program tersebut, para mahasiswa baik dari perguruan tinggi dan swasta di Indonesia akan mengisi posisi tertentu di BUMN sesuai dengan disiplin ilmu yang dibutuhkan. Pada tahap pertama akan ada 68 BUMN yang terlibat dari program magang tersebut. Rini mengaku akan terus menambah jumlah BUMN yang terlibat sehingga semakin banyak mahasiswa yang bisa berpartisipasi dalam program ini.
"Saya bangga ada 68 BUMN yang terlibat dalam program ini,saya akan terus mendorong BUMN untuk bersinergi," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Umum FHCI Herdy Herman mengatakan program magang itu ditujukan dalam rangka pengayaan wawasan dan keterampilan untuk mempersiapkan mahasiswa masuk ke dunia kerja terutama dalam menghadapi persaingan global dengan berbekal sertifikat kompetensi.
Bagi perguruan tinggi, program ini bertujuan untuk kalibrasi link dan match kurikulum serta silabus antara yang disampaikan di perguruan tinggi dengan yang dibutuhkan oleh industri.
Sedangkan bagi industri, program ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sumber rekrutasi karyawan sesuai kebutuhan, disamping juga untuk meningkatkan company branding bagi perusahaan.
FHCI mencatat, pada gelombang pertama tahun 2018 ini telah terdaftar 2.732 mahasiswa dari 25 universitas negeri dan swasta yang akan melakukan magang.
Peserta magang akan terdistribusi di 68 perusahaan BUMN. Jumlah peserta yang akan terserap tahap I sebanyak 2.000 dari 2.732 permintaan yang masuk. Ia menargetkan hingga tahun 2020 sebanyak 20.000 mahasiwa bisa bergabung dalam program ini.
“Kita terus membuka selebar-lebarnya peluang magang di BUMN bagi mahasiswa yang memenuhi syarat untuk mengikuti magang guna meningkatkan kompetensi dan menyiapkan diri memasuki lapangan kerja" pungkasnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved