Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH start-up teknologi pemasaran yang bertumbuh pesat di Asia Tenggara, Zanroo, memperjuangkan digitalisasi cepat untuk ekonomi Asia Pasifik pada Konferensi Pemasaran Digital Gartner di San Diego, Kalifornia, Amerika Serikat, 15-17 Mei.
Di acara tersebut, Zanroo terlibat dengan para pemimpin global di bidang industri pemasaran menunjukkan kekayaan inovasi dan wawasan digital yang dapat diakses di kawasan melalui platform generasi mendatang dan teknologi mutakhir. Pada konferensi itu, Zanroo memfokuskan pembahasannya tentang visi Indonesia untuk menjadi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada 2020.
"Visi kami adalah untuk menjadi perusahaan global yang tetap setia terhadap asal muasalnya, yaitu Asia Tenggara. Zanroo terus berusaha untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang wawasan di sekitarnya, dan memberdayakan mereka untuk terhubung dengan satu dan lain dalam cara yang mendalam dan bermakna," ujat Founder and CEO Zanroo, Chitpol Mungprom, melalui keterangan pers, Kamis (17/5).
Menurut dia, Indonesia bertujuan menjadi ekonomi digital terbesar di ASEAN, di mana perannya akan semakin penting dalam meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pemasaran digital untuk pelaku usaha domestik maupun internasional.
"Itu adalah salah satu alasan mengapa kami mewakili kepentingan Indonesia dan kawasan kami di Konferensi Gartner," imbuh Mungprom.
Zanroo terus berfokus dalam meluncurkan alat-alat social media intelligence yang inovatif yang dapat melampaui Asia Tenggara dan APAC, yang memungkinkan bisnis untuk mengumpulkan wawasan media sosial dari pasar yang sebelumnya belum dapat mereka jangkau.
Salah satu keunikan Zanroo ialah alat dan teknologi eksklusifnya, yang memiliki kapasitas untuk menangkap dan menganalisis kumpulan data multibahasa yang kompleks di lebih dari 15 negara yang berbeda di kawasan APAC, termasuk Bahasa Indonesia.
"Ini dapat memberdayakan bisnis domestik maupun internasional untuk lebih terlibat dengan konsumen mereka di pasarnya masing-masing. Hal ini menegaskan bahwa Zanroo adalah perusahaan terdepan di Asia untuk bidangnya," kata Mungprom lagi.
Sejak berdirinya pada 2013, Zanroo telah mengalami pertumbuhan pendapatan yang pesat, dengan pertumbuhan 250% sampai 300% per tahun. Perusahaan digital marketing tersebut sudah menerima pendanaan seri-A sampai dengan US$7,4 juta, dan menjadi perusahaan digital marketing pertama di Asia Tenggara untuk menerima sertifikasi ISO 27001 – the gold standard for information security management.
"Pertumbuhan kami terus memberi kemungkinan untuk memperluas dampak pertumbuhan yang positif kepada masyarakat dan klien kami dengan wawasan strategis yang berkelanjutan. Dengan captive market untuk digital market di Indonesia, kami ingin membantu pelaku usaha domestik maupun internasional, untuk memahami keragaman pasar di kawasan APAC," ujar Mungprom.
Pada Q4 2018 ini, Zanroo akan meluncurkan inovasi baru, Arun, platform API terbuka yang ditujukan untuk menjadi jembatan lintas-saluran (cross-channel link) yang terselubung dalam tumpukan teknologi pemasaran. Zanroo saat ini juga sedang menjajaki kemitraan dengan mitra global untuk meningkatkan portofolio produk mereka yang ada dan memenuhi permintaan bisnis yang terus meningkat di pasarnya.
Dengan keterbukaan pasar lintas negara di kawasan APAC dan implementasi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), sangat penting bagi pelaku usaha dan start-up karya anak bangsa untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan terhadap pasarnya sendiri maupun pasar internasional.
Hal ini dapat membantu meningkatkan keunggulan dan kompetensi pelaku usaha, serta mendorong perokonomian nasional dan ke depannya dapat membuat semakin banyak bisnis domestik untuk penetrasi ke pasar global. (RO/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved