Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perdagangan Enggartiasto Lukita optimistis para pengusaha dan investor tidak akan terpengaruh oleh aksi teror yang terjadi di Tanah Air.
Ia meyakini aparat keamanan akan dapat segera mengatasi persoalan dan mengendalikan situasi sehingga keamanan dapat kembali terjaga.
"Saya yakin investor tidak akan terpengaruh. Mereka percaya itu akan segera teratasi," ujar Enggartiasto di Tangerang, kemarin.
Enggartiasto pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memercayakan situasi yang terjadi saat ini kepada pemeritah dan otoritas keamanan.
Presiden Direktur PT Multi Bintang Indonesia Michael Chin, sebagai pelaku usaha, menyerahkan kondisi keamanan kepada pemerintah. Ia pun optimistis pemerintah dapat menangani isu itu dengan baik.
"Biarkan pemerintah menangani isu ini. Sebagai investor, kami tetap yakin terhadap pasar Indonesia, kami sudah di sini 87 tahun. Selama ini baik-baik saja. Kami yakin pemerintah pasti bisa menangani ini," jelasnya.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mendukung penuh langkah yang diambil aparat keamanan. Menurutnya, upaya penanganan berperan penting dalam menjaga reputasi Indonesia.
"Kita tentu mendukung penuh apa yang dilakukan aparat keamanan. Apakah Polri bersama TNI dan juga BNPT, untuk bisa mengembalikan kemanan yang ada di dalam negeri. Tahun ini kita semua tahu mulai memasuki tahun politik, ada pilkada, lalu Asian Games dan pertemuan IMF-WB," ujar Sri Mulyani seusai mengikuti Exit Meeting di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kemarin.
Kondisi ekonomi global yang masih bergejolak sudah cukup berdampak pada ekonomi domestik. Aksi teror yang melanda Jakarta dan Surabaya, sambung dia, diharapkan tidak membawa sentimen negatif.
"Tindakan yang dilakukan teroris itu (juga) terjadi di berbagai negara. Kita berharap penanganan ini bisa menimbulkan confidence bahwa Indonesia bisa menjaga keamanan," imbuh mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia.
Walau memandang dunia usaha dapat bersikap bijak di tengah menyikapi aksi teror, pemerintah tetap mengintensifkan komunikasi.
Pemerintah meyakinkan investor bahwa fundamen ekonomi domestik masih berada di jalur yang benar. Itu tecermin pada penguatan pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2018 sebesar 5,06%. Di samping itu, pemerintah berupaya menggulirkan kebijakan yang mendukung kinerja investasi, ekspor, dan daya beli masyarakat.
Kepercayaan masih ada
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio optimistis bahwa investor tidak akan mundur dari pasar modal Indonesia.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup pada level 5.947.155 atau hanya terkoreksi turun 9,67 poin (0,16%). Frekuensi transaksi pun tercatat sebesar 338,915 kali.
"Artinya kepercayaan ke pasar belum hilang. Jika likuiditas turun, baru dikatakan trust hilang. Ini investor tetap bertambah, nilai transaksi tumbuh 17% dan frekuensi tumbuh hampir 20%," ujar Tito. (Tes/Try/E-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved