Mandiri Sahabatku Didik Buruh Migran

E-1
14/5/2018 01:00
Mandiri Sahabatku Didik Buruh Migran
(MI/AGUS MULYAWAN)

SEBANYAK 11 ribu pekerja migran Indonesia mengikuti program Mandiri Sahabatku yang digelar sejak 2011.

Program yang bertujuan mendidik buruh migran untuk berwirausaha itu diadakan di Hong Kong, Malaysia, dan Korea Selatan. Pada 2017, program ini juga digelar di Jepang.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan program itu positif karena dapat mengoptimalkan peran BUMN dalam membantu pekerja migran Indonesia untuk memiliki usaha sendiri.

"Kegiatan ini dapat membantu pekerja migran kita untuk kembali ke Tanah Air dan memiliki usaha sehingga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga dan membantu membangun ekonomi Indonesia," kata Rini dalam keterangan tertulisnya.

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, melalui program itu, Mandiri ingin memberikan bekal keterampilan kepada pekerja migran Indonesia untuk membuka usaha saat kembali ke Tanah Air.

"Kami tidak memungut biaya bagi pekerja migran yang ingin mengikuti Mandiri Sahabatku. Pada program yang berlangsung saat ini, sebanyak 1.000 pekerja migran Indonesia di Hong Kong ikut menjadi peserta," kata Kartika pada penutupan program Mandiri Sahabatku angkatan ke-9 di Hong Kong, kemarin.

Bank Mandiri, lanjut Kartika, juga mengenalkan program Mandiri Sahabatku Sehati. Program itu merupakan lanjutan untuk melengkapi ekosistem kewirausahaan pada Mandiri Sahabatku dan bertujuan merangkul lebih banyak lagi pekerja migran.

Pada tahap awal, Mandiri Sahabatku Sehati sudah berjalan di Semarang dan Ponorogro dengan mengoptimalkan fungsi rumah kreatif BUMN.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya