Pemerintah Kaji Rencana Penambahan Subsidi BBM

Erandhi Hutomo Saputra
12/5/2018 19:00
Pemerintah Kaji Rencana Penambahan Subsidi BBM
(MI/Panca Syurkani)

MELONJAKNYA harga minyak dunia yang di atas asumsi APBN, membuat pemerintah berencana menambah anggaran subsidi, terutama untuk solar sebesar Rp10 Triliun. 

Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan, pemerintah masih menghitung secara rinci usulan tambahan subsidi energi tersebut.
"Semua itu masih akan direview persis detilnya," ujar Askolani saat dihubungi Media Indonesia di Jakarta, Sabtu (12/5).

Sebelumnya, Menko Perekonomian Darmin Nasution menyebut rencana penambahan subsidi energi Rp10 triliun itu untuk mengurangi beban PT Pertamina (Persero) yang harus menyalurkan premium dan solar di Jawa, Madura, dan Bali (Jamali).

Padahal, saat ini harga minyak sudah sekitar US$70 per barel, jauh dari asumsi APBN 2018 sebesar US$48 per barel. Terlebih pemerintah berkomitmen tidak akan menaikkan harga BBM bersubsidi hingga tahun 2019.

Meski masih mengkaji, Askolani belum bisa memastikan apakah opsi penambahan subsidi itu akan mengubah APBN 2018 atau tidak. Demikian pula dengan penyesuaian asumsi nilai tukar dan harga minyak, belum dipastikan apakah akan diubah melalui APBN-P. "Kalau hal itu (APBN-P) belum tahu," ucapnya. (E-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Adiyanto
Berita Lainnya