Kelaikan Fungsi Jalur Mudik Dibenahi

(Nyu/Pra/E-2)
04/5/2018 00:30
Kelaikan Fungsi Jalur Mudik Dibenahi
(ANTARA FOTO/Moch Asim)

DEMI kelancaran arus mudik Idul Fitri tahun ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus menyempurnakan kesiapan tol fungsional dengan memasang sejumlah marka dan rambu jalan. “Walau fungsional, semua standar keselamatan akan kita penuhi, petunjuk arah, marka, atau rambu,” ujar Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi di Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), Kabupaten Bekasi, Kamis (3/5).

Budi menyebut tol fungsional yang akan dimanfaatkan pada mudik nantinya ialah ruas Pemalang-Semarang, Semarang-Solo, Solo-Kertosono, dan Nganjuk-Jombang. Selain menyempurnakan rambu-rambu di tol fungsional, untuk meningkatkan aspek keselamatan, Kemenhub juga memeriksa langsung (ramp check) sejumlah bus yang akan digunakan untuk musim mudik. Ia menargetkan tahun ini 49 ribu bus akan diperiksa.

“Saya sudah buat surat ke Gubernur dan Kapolri minta bantuan kepolisian supaya bisa bersama kadishub kabupaten/kota untuk melakukan ramp check, 49 ribu bus nanti target saya,” ucapnya. Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan persiapan jalur mudik juga dilakukan dengan persiapan jalan nasional, tidak hanya tol. “Mudik darat itu enggak harus pakai tol. Sekarang kita lagi tes yang (jalan) nasional,  ternyata (kondisi jalan) baik,” tukasnya.

Ia mengimbau pemudik memanfaatkan jalan tersebut untuk mengurai kemacetan. Saat ini pemerintah juga tengah meng­evaluasi kelaikan fungsi tujuh ruas tol baru yang ditargetkan dapat beroperasi pada akhir bulan ini. Tujuh ruas tol tersebut meliputi ruas Tol Solo-Ngawi Seksi Kartosuro-Simpang Susun (SS) Sragen sepanjang 36 kilometer (km), Tol Bogor Ring Road Seksi 2B Kedung Badak-Simpang Yasmin sepanjang 2 km, Tol Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi (MKTT) Seksi 1 SS Tanjung Morawa-SS Parbarakan sepanjang 10,75 km, Tol Gempol-Pasuruan Seksi 2 SS Rembang-SS Pasuruan sepanjang 6,6 km, akses Dryport Cikarang Tol Jakarta-Cikampek sepanjang 3,5 km, Tol Pejagan-Pemalang Seksi SS Brebes Timur-Sewaka sepanjang 37 km, dan Tol Pemalang-Batang Seksi Sewaka-SS Pemalang sepanjang 5,2 km.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna mengungkapkan, dalam pelaksanaannya, proses evaluasi dilakukan tim laik fungsi yang terbagi atas tiga subtim yang terdiri atas unsur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera), Kementerian Perhubungan, dan Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia. (Nyu/Pra/E-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya