Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) untuk memperbanyak kuota mobil yang bisa dilakukan uji emisi Euro 4 dalam sehari.
Pasalnya dengan rata-rata uji emisi untuk 4-5 mobil per hari namun antrian uji emisi sebanyak 400 unit, butuh waktu sekitar 100 hari untuk menyelesaikannya.
"Mestinya 8-10 (mobil) sehari cukup," ujar Budi usai meresmikan fasilitas uji emisi sepeda motor (R40) dan fasilitas uji emisi mobil penumpang (R83) berstandar Euro 4 di BPLJSKB, Kabupaten Bekasi, Kamis (3/5)
Sebelumnya Kepala BPLJSKB Caroline Noorida Aryani mengatakan sejauh ini sudah ada 400 tipe mobil baru yang antri untuk melakukan uji emisi Euro 4.
Untuk meningkatkan kuota, Budi meminta produktifitas dari para penguji bisa ditingkatkan. Selain itu Kemenhub berencana menambah alat uji agar antrian tidak semakin panjang.
"Pasti. Kita akan upayakan tambah alat tahun depan," ucapnya.
Di tempat yang sama, Dirjen Perhubungan Darat (Hubdat) Budi Setiyadi mengatakan akan meminta BPLJSKB untuk mempercepat antrian.
"Sabtu-Minggu saya minta masuk dan malam juga saya minta masuk, harapan saya 6 (Mobil) lah," sebutnya.
Jika nantinya Kemenhub sudah bisa mempercepat uji emisi untuk mobil dengan standar Euro 4, selanjutnya Budi meminta agar dukungan serupa juga datang dari Pertamina. Sebab hingga saat ini produk BBM yang dihasilkan Pertamina belum mencapai standar Euro 4, termasuk Pertamax Turbo meski telah memiliki Ron 98
"(Pertamax Turbo) belum, masih Euro 3 mereka (Pertamina) belum produksi, tapi kemarin Gaikindo sudah sampaikan ke Pertamina sudah siap (produksi mobil Euro 4), sehingga tinggal mereka (Pertamina) siapkan produk BBM-nya," pungkas Budi Setiyadi. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved