SKK Migas Sudah Menutup 150, Tersisa 900 Titik Sumur Liar

Cahya Mulyana
27/4/2018 15:23
SKK Migas Sudah Menutup 150, Tersisa 900 Titik Sumur Liar
(ANTARA)

KEPALA Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Wisnu Prabawa Taher mengungkapkan penanganan sumur liar membutuhkan waktu yang panjang supaya menyelesaikan masalah sampai akar dan tidak kembali melahirkan masalah yang sama atau baru.

Lewat tangan pemerintah daerah dan penegak hukum, berhasil menutup 150 dan masih terdapat 900 titik sumur liar di Sumatera bagian selatan. "Untuk wilayah Sumatera bagian selatan yakni Jambi dan Sumsel penambangan sumur liar sudah dapat ditangani sekitar 150an titik. Untuk potensi titik lainnya yang masih harus di tangani di kisaran 900an titik," terangnya saat dihubungi, hari ini.

Menurut dia, jumlah sumur liar yang masih beroperasi masih didata namun sampai saat ini yang sudah masuk sekitar 900an titik. Itu hanya di Sumatera bagian selatan. SKK meminta pemerintah daerah lebih aktif dalam melakukan pendataan supaya dapat dirumuskan solusi untuk penutupannya.

Kemudian, kata dia, aktivitas tersebut paling banyak berada di pulau Jawa dan Sumatera, sementara di wulayah lain tidak terlalu signifikan. "Path forward ke depan, kami akan lebih intensif koord dgn pemda dan aparat setempat. Untuk jangka panjang, perlu  di bahas khusus dengan pemda, upaya lebih memberdayakan ekonomi masyarakat setempat di sekitar area operasi hulu migas, yang bisa sustain," tutupnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya