BUMN Ditargetkan Raih Laba Rp215 Triliun

Erandhi hutomo Saputra
23/4/2018 01:45
BUMN Ditargetkan Raih Laba Rp215 Triliun
(Sekretaris Kementerian BUMN Imam Aprianto Putro . FOTO ANTARA/Yudhi Mahatma)

KEMENTERIAN Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan laba konsolidasi BUMN tahun ini mencapai Rp215 triliun atau meningkat Rp35 triliun dari perolehan di 2017. Penaikan target laba itu tidak lepas dari target pendapatan tahun ini yang mencapai Rp2.200 triliun atau meningkat 10% dari tahun lalu yang sebesar Rp2.000 triliun.

Untuk aset, Kementerian BUMN menargetkan tahun ini mencapai Rp7.800 triliun atau meningkat Rp600 triliun dari tahun lalu Rp7.200 triliun. “Untuk belanja modal tahun ini kita targetkan Rp610 triliun, tumbuh hampir dua kali lipat dari 2017 yang sebesar Rp350 triliun,” kata Sekretaris Kementerian BUMN Imam Aprianto Putro dalam sambutannya pada acara HUT ke-55 Taspen di Menara Taspen, Jakarta, kemarin.

Porsi belanja modal paling besar ialah untuk sektor infrastruktur yang mencapai Rp200 triliun. Menurutnya, porsi belanja modal yang besar bisa membantu dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi. “Caranya (melalui) sinergi, lebih banyak bersinergi,” ujarnya.
Kementerian BUMN juga menargetkan pada tahun ini tidak ada lagi BUMN yang merugi. Salah satu yang diperbaiki kinerjanya ialah PT Garuda Indonesia (persero) Tbk yang mencatat kerugian Rp2,88 triliun pada tahun lalu.  Untuk mencapai target tersebut, Garuda diminta menutup rute-rute yang dinilai tidak menguntungkan seperti rute Jakarta-London.

“Mengenai rute baru, Pak Pahala (Dirut Garuda) mempertimbangan ke Turki untuk umrah,”  ujar Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan, Kementerian BUMN Gatot Trihargo Guna memastikan Garuda tidak merugi lagi, Gatot mengatakan kinerja maskapai penerbangan pelat merah itu akan dipantau dua minggu sekali.

Laba Taspen melonjak
Pencapaian triwulan I PT Taspen (persero) pada tahun ini sangat positif. Setelah di tahun-tahun sebelumnya selalu merugi di triwulan pertama, Taspen awal  tahun ini berhasil meraih keuntungan Rp200 miliar.  “Biasanya Taspen posisinya pada triwulan I merugi, tapi kali ini kita catatkan keuntungan Rp200 miliar atau naik  500%,” ujar Direktur Utama Taspen Iqbal Latanro.

Secara year on year, kenaikan juga terjadi dari sisi aset yang tumbuh Rp232 triliun atau 11,52%. Dana kelolaan pun tumbuh 15% menjadi Rp217 triliun. Iqbal menambahkan laba pada triwulan pertama diraih karena beberapa faktor. Pertama adanya tambahan dana kelolaan, kedua ditunjang kondisi IHSG yang membaik, dan ketiga hasil dividen anak usaha yang memberi kontribusi besar.

“Dari anak usaha memberi nilai tinggi, yakni Bank Mantap, Taspen Property, dan Taspen Life,” jelas Iqbal. Pada tahun ini Taspen melalui Taspen Property akan melakukan investasi dengan membangun apartemen yang diprioritaskan bagi aparatur sipil negara (ASN) di Batuceper, Tangerang, Banten   

Dalam rangkaian perayaan HUT ke-55, Taspen memberikan bantuan Rp300 juta bagi 30 mantan atlet. Mereka juga bersi-nergi dengan Perum Perikanan ­Indonesia dengan mengalokasikan dana Rp5,5 miliar untuk membantu para nelayan. (E-1





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya