Penugasan Jangan Dijadikan Alasan Pertamina Merugi

Cahya Mulyana
21/4/2018 14:41
Penugasan Jangan Dijadikan Alasan Pertamina Merugi
(ANTARA/Zabur Karuru)

DOSEN Universitas Gajah Mada sekaligus mantan Satuan Tugas Antimafia Migas, Fahmy Radhi menyatakan PT Pertamina (persero) harus berhenti mengeluh terkait penugasan dari pemerintah yang mewajibkan distribusi premium dan solar di Jawa Madura Bali.

Pasalnya, dalam waktu bersamaan pemerintah memberikan potensi keuntungan lewat penyerahan sejumlah wilayah kerja minyak dan gas. "Pertamina selain berusaha di hilir juga hulu yang memiliki potensi keuntungan besar, bisa sampai 80%. Itu bisa menutupi potential lost dari penugasan BBM PSO," terang Fahmy saat menghadiri diskusi di Jakarta, hari ini.

Selain memberikan tugas, menurut dia, pemerintah tidak tinggal dan berusaha membuat Pertamina mendapatkan keuntungan besar untuk bisa melebarkan sayap.Contohnya, blok Mahakam telah diberikan kemudian disusul 7 WK baru yang pada Jumat, 20/4 sudah diserahkan resmi pemerintah.

"Maka keuntungan usaha Pertamina di sektor hulu bisa bahkan lebih besar dibandingkan potensial lost dari harga BBM penugasan," katanya.

Tidak hanya itu, lanjut dia, pemerintah pun memberikan formula untuk BBM penugasan yang ?tetap memperhitungkan keuntungan Pertamina. "Kalau merugi tentunya bisa juga diakibatkan pertamina tidak menjalankan formula yang diberikan pemerintah," pungkasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya