Tata Kelola Anggaran Diklaim semakin Baik

(E-2)
20/4/2018 01:45
Tata Kelola Anggaran Diklaim semakin Baik
(ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

MENTERI Keuangan Sri Mulyani mengatakan Indonesia semakin baik dalam mengelola anggaran. Hal itu, kata dia, berkat reformasi fiskal dan moneter. Pendapat tersebut dia sampaikan dalam Gala Dinner US Indonesia Society (Usindo) di Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/4) waktu setempat.

Seperti dikutip dari situs Kemenkeu.go.id, dalam acara yang melibatkan investor, pembuat kebijakan, dan para pemimpin di Washington DC baik dari sektor publik, pemerintahan, lembaga swadaya masyarakat (LSM), maupun kelompok swasta tersebut, Sri Mulyani bahkan menyebut kondisi perekonomian Indonesia lebih sehat daripada Amerika Serikat.

Dalam kesempatan itu, Menkeu mengatakan Indonesia telah mereformasi sektor fiskal dan moneter ­pascakrisis ekonomi 20 tahun lalu. “Contoh reformasi institusi Indonesia yaitu menempatkan bank sentral menjadi independen dari pemerintahan,” jelas Sri.
Selain bank sentral yang semakin independen, capaian reformasi lainnya ialah pembentukan lembaga pengawas finansial yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Lembaga itu menguatkan pengawasan pertumbuhan makro, kebijakan fiskal, moneter, perbankan, sistem dan regulasi keuangan.

Terkait dengan reformasi pengelolaan anggaran, Indonesia, kata Menkeu, kini sudah memiliki pencatatan aset yang lebih baik. Dahulu, neraca keuangan dibuat dengan disclamer karena tidak bisa dipastikan berapa aset negara sebenarnya.
Ia menambahkan Indonesia sangat disiplin menerapkan defisit dan rasio terhadap utang. Maksimal defisit tidak melebihi 3% dari PDB dan rasio utang terhadap PDB tidak melebihi 60%. “Defisit kami tahun ini ialah 2,19% dan rasio utang 29% terhadap PDB, jauh lebih sehat daripada ekonomi Amerika. Kemudian kami juga punya audit independen untuk menjaga akuntabilitas kami,” tukas Sri Mulyani. (E-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya