Insentif Tax Holiday Mulai Menarik Investor

(E-1)
16/4/2018 02:45
Insentif Tax Holiday Mulai Menarik Investor
(MI/ADAM DWI )

ANGKAH pemerintah memberikan insentif pajak berupa tax holiday bagi investasi dengan jumlah tertentu telah menarik minat  satu perusahaan asal Tiong­kok untuk berinvestasi sebesar US$10 miliar.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan kepada Antara di Beijing, Sabtu (14/4), mengatakan perusahaan asal Tiongkok itu tertarik dengan kebijakan insentif pajak untuk investasi yang nilainya di atas US$2,5 miliar.

Perusahaan itu, jelas Luhut, memiliki beberapa mitra bisnis di Indonesia dan siap mengembangkan industri di Morowali, Sulawesi Tengah, dan Halmahera Utara, Maluku Utara. Di kedua daerah di wilayah Indonesia timur itu, perusahaan asal Tiongkok bersama mitra lokalnya akan mengembangkan industri baja dan karbon.

“Mereka juga ingin mengembangkan industri lithium (baterai) untuk mobil listrik di Indonesia,” kata Menteri Perindustrian dan Perdagangan di era pemerintahan Abdurrahman Wahid itu.

Dalam kunjungan itu,  Luhut juga menyaksikan beberapa penanda­tanganan kontrak kerja sama bisnis antara perusahaan Indonesia dan Tiongkok.

Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie, mengatakan pihaknya telah meneken memorandum of understanding (MoU) terkait investasi pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dengan perusahaan asal Tiongkok.  “Alhamdulillah, ini menjadi kabar menggembirakan bagi kita semua, masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara),” ujar Irianto.

Perusahaan Indonesia yang telah menandatangani MoU ialah PT Kayan Hidro Energy, PT Dragon­ Land, PT Kayan Energy Lestari, PT Kayan Hidro Power Nusantara, PT Wijaya Karya, dan lainnya. Dari pihak Tiongkok ada Gezhouba Group melalui Gezhouba Kaltara, China Gold, Sinopec, Han Energy, China Power, dan Chona Three Gorges. (E-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya