Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
NERACA perdagangan dua bulan terakhir menunjukkan kinerja yang negatif. Neraca perdagangan Indonesia pada bulan Januari tercatat mengalami defisit sebesar US$670 juta dan Februari tercatat defisit US$120 juta.
Menanggapi hal tersebut Deputi Gubernur Senior Mirza Adityaswara mengatakan neraca perdagangan yang negatif ini bersifat positif karena menunjukkan aktivitas ekonomi bergerak dan kegiatan investasi yang membutuhkan bahan baku meningkat.
"Sedikit defisit tapi menunjukkan aktivitas ekonomi yang bergerak itu tidak apa," ujar Mirza usai mengantar tiga calon deputi gubernur, di gedung parlemen, Jakarta, hari ini.
Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Dody Budi Waluyo mengatakan terkait nilai tukar terpas dari faktor eksternal, yang berdampak pada regional, Bank Indonesia memang masih memiliki tugas yang harus diselesaikan dari sisi domestik valas.
Terkait likuiditas valas, kata dody, kondisi supply demand terhadap valas, paling mudah terlihat pada kegiatan ekspor impor valas. Neraca berjalan Indonesia yang selalu di posisi defisit atau minus. Secara fundamental permintaan valas lebih tinggi dari supply, dan Rupiah cenderung melemah.
Meski demikian, Indonesia diuntungkan dengan ekonomi pasar keuangan yang baik, ditambah aliran masuk valas dalam bentuk portofolio investmen dan pinjaman sehingga likuiditas valas bertambah. "Ekspor impor merupakan fundamental suatu negara. Pe ernya adalah mengembalikan dan menguatkan ekspor impor yang defisit itu," ujarnya. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved