BRI Siap Ganti Kerugian Nasabah Atas Kejahatan Skimming

Micom
16/3/2018 09:32
BRI Siap Ganti Kerugian Nasabah Atas Kejahatan Skimming
(MI/Ramdani)

SEORANG pegawai Badan Pengawas Pemilu DKI Jakarta bernama Andi Maulana membuat pengakuan tentang kejahatan perbankan atas rekening BRI miliknya. Pihak BRI menegaskan tengah memproses hal itu dan juga menelusuri kebenaran video tersebut.

"Bagi pemegang rekening BRI hati-hati, ada modus baru. Uang saya di ATM dikuras habis, hanya disisakan Rp 57.500," kata Andi dalam video pendek yang menyebar lewat aplikasi pesan instan, kemarin (Kamis, 15/3/2018).

Modus pelaku yakni mengaku sebagai petugas BRI dan menghubungi nasabah via telepon. Selanjutnya, pelaku mengajukan lima pertanyaan kepada korban yang jawabannya hanya ‘ya’ atau ‘betul’.

Kelima pertanyaan tersebut yakni nama nasabah, alamat rumah nasabah sesuai yang tertera di rekening, nama orang tua perempuan atau ibu, nomor ATM, dan kode rahasia ATM.

“Kita cuma ditanya ya atau tidak dan pertanyaan dia itu semua benar, sehingga jawaban kita pasti ya. Ketika kita jawab semua pertanyaan dengan ya, maka uang kita semuanya berpindah. Jadi rekening kita habis,” katanya.

Menanggapi adanya video tersebut, Direktur Digital Banking dan Teknologi Informasi Bank BRI Indra Utoyo menegaskan bahwa BRI bilang akan mendalami video tersebut. "Kami sedang menulusuri kebenaran video tersebut. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Untuk selanjutnya, kami serahkan proses tersebut kepada pihak berwajib," kata Indra melalui video yang diterima, hari ini.

Ia juga menegaskan, jika benar nasabah dirugikan akibat kejahatan tersebut, maka BRI akan bertanggung jawab. "BRI akan bertanggungjawab jika ada dirugikan kejahatan skimming. Tetapi BRI juga tidak segan untuk menempuh jalur hukum, jika ada upaya penyebaran informasi bohong yang merugikan nama baik BRI," ujarnya. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya