Presiden Dukung Program Padat Karya

Pol/UL/Ant/X-11
12/3/2018 06:56
Presiden Dukung Program Padat Karya
(ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)

PRESIDEN Joko Widodo mendukung program padat karya tunai (PKT) yang dilaksanakan oleh berbagai kementerian dan BUMN karena dapat meningkatkan kualitas sarana di daerah serta meningkatkan daya beli dan konsumsi masyarakat.

Jokowi menyebutkan ada sekitar 5.000 lokasi proyek PKT di Indonesia pada 2018. Jumlah itu baru berasal dari Kementerian PU-Pera. "Kita belum bicara kementerian lainnya," kata Presiden seusai meninjau irigasi dan pengerasan jalan pertanian di Desa Kempek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, kemarin.

Menurut Jokowi, saat ini pelaksanaan program telah berjalan 1,5 bulan dan akan dievaluasi setelah tiga bulan. "Kalau ini memang memberi efek kenaikan konsumsi, memberi efek kepada perbaikan jalan produksi, irigasi dan memperbaiki daya beli, ya akan kita tingkatkan lagi," katanya.

Dalam kunjungan ke Cirebon itu, Presiden juga membagikan 3.000 sertifikat hak tanah untuk warga masyarakat dari lima kabupaten/kota di Jawa Barat. "Hari ini diserahkan 3.000 sertifikat dari 9.000-an yang akan diserahkan, sisanya akan diserahkan oleh kantor BPN masing-masing," kata Presiden.

"Seharusnya seluruh sertifikat sudah diserahkan kepada masyarakat sebanyak 126 juta, tetapi sampai tahun 2017 baru 51 juta," tambahnya.

Dia menargetkan seluruh sertifikat tanah di Jabar rampung di tahun 2023. "Kalau 5 juta atau 7 juta tahun ini enggak selesai, hati-hati, pilihannya diganti atau dicopot," tegas Jokowi.

Fungsi pesantren

Presiden kemarin juga mengemukakan alasan seringnya dia berkunjung ke pondok pesantren. Pesantren, ungkapnya, merupakan pendukung utama pembangunan karakter bangsa.

"Hal-hal yang berkaitan dengan akhlak, sikap, perilaku, etika, nilai, dan norma dibangun dengan sangat baik di pesantren," ujarnya saat menghadiri festival burung di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, kemarin.

Di sisi lain, Presiden juga mendorong pesantren untuk memulai dan memikirkan bisnis yang ada di sekitarnya sehingga bisa mendorong ekonomi umat.(Pol/UL/Ant/X-11)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya