Sri Mulyani Yakinkan Utang dan Perekonomian Tetap Aman

Ardi Teristi Hardi
11/3/2018 22:15
Sri Mulyani Yakinkan Utang dan Perekonomian Tetap Aman
()

MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dalam Diskusi Nasional "Indonesia Maju" pada Minggu (11/03), mengatakan, kebijakan Bank Sentral AS yang menaikan suku bunga hingga empat kali lipat mengakibatkan pergerakan nilai tukar Rupiah.

Pergerakan mata uang terjadi pada mata uang negara serta mengakibatkan ketidakpastian perkonomian di seluruh dunia. Walau demikian, Sri Mulyani pun menyatakan utang Indonenesia masih aman.

Aturannya untuk utang tidak boleh lebih 60% dari GDP negara. Bila dibandingkan dengan negara lain, utang Indonesia masih lebih rendah dibandingkan Amerika Serikat maupun Jepang.

Sri Mulyani pun menegaskan, dalam pengelolaan utang dilakukan dengan hati-hati sesuai dengan amanat Undang-Undang. "Kita juga melihat kesehatan keuangan negara seperti apa. Kita sangat transparan dalam hal anggaran," kata dia.

Bahkan, menurut dia kondisi ekonomi Indonesia saat ini lebih baik, terutama setelah dilakukan penyehatan APBN pada 2016. Ia menyebut, ada usaha memprovokasi menakut-nakuti masyarakat dengan melihat utang hanya berdasarkan angka. Oran-orang tersebut sengaja ingin membuat masyarakat dan negara jadi tidak percaya diri.

Sri Mulyani mengatakan, dalam mengantisipasi dampak kebijakan Bank Sentral Amerika, Mekeu bersama Kementerian Kordinator Perekonomian, dan Bank Indonesia terus menjaga stabilitas perekonomian Indonesia.

"Kami terus menjaga kesimbangan necara pembayaran (Ekstrenal) dengan neraca produksi (Internal)," kata dia.

Momentum pertumbuhan ekonomi dengan terus fokus pada pertumbuhan investasi dan peningkatan ekspor harus tetap dijaga. Menurut dia, dengan pertumbuhan investasi bisa mencapai 7% tahun ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 5%. Hal tersebut berdasarkan pengalaman saat kenaikan suku bunga AS hingga tiga kali lipat pada 2016-2017 lalu. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya