Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus memanfaatkan kemajuan bidang teknologi dengan menerapkan digitalisasi di seluruh lini bisnis.
Salah satu yang dilakukan sejak 2006 dan dapat dirasakan masyarakat ialah layanan yang cepat dan mudah untuk penambahan daya dan pemasangan sambungan listrik baru.
"Ini terjadi karena proses digitalisasi lebih banyak terkait internet komukasi dan telematika. Itu yang kami gunakan sebagai alat monitoring PLN dan sudah kita rasakan semuanya seperti mudah mendapatkan sambungan listrik baru karena cukup lewat aplikasi atau call center," terang Direktur Bisnis PLN Regional Jawa Bagian Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Djoko R Abumanan saat diskusi di Universitas Indonesia, di Jakarta, kemarin.
Menurut dia, selain memangkas biaya operasional, perawatan dan memberi banyak kemudahan kepada pelanggan melalui aplikasi PLN mobile dan call center, digitalisasi berdampak positif bagi perusahaan.
"Terbaru, PLN berhasil memperbaiki predikat pelayanan ketenagalistrikan dari 61 menjadi 38 dari lembaga internasional. Melalui digitalisasi, informasi juga lebih terbuka termasuk terwujudnya seluruh sistem yang transparansi," katanya.
Namun, menurut Djoko, PLN belum puas dengan capaian tersebut. Untuk itu, proses digitalisasi bakal terus digalakan sejalan kemajuan teknologi. Yang paling dekat akan direalisasikan ialah pembangunan big data.
"Untuk transmisi juga kita terapkan digitalisasi. Kalau manual seperti dulu menggunakan pengecekan melalui petugas, tentu butuh waktu lama. Ke depan kami akan bangun big data guna menyokong fasilitas yang saat ini ada," terangnya.
Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Andi Norsaman Sommeng mengatakan akan mendorong semua kegiatan ketenagalistrikan menerapkan digitalisasi sebab pemanfaatan teknologi amat bermanfaat, termasuk menghemat biaya produksi.
"Menurut kajian sebuah lembaga internasional, dari digitalisasi dapat memangkas US$80 miliar jika diterapkan di semua pembangkit di seluruh dunia. Ini perlu agar tarif listrik tetap terjangkau karena biaya operasional tidak membebani perusahaan penyedia listrik."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved