Sepanjang Januari, Harga Beras Naik 6,83 Persen

Suci Sedya Utami
01/2/2018 21:26
Sepanjang Januari, Harga Beras Naik 6,83 Persen
(MI/PALCE AMALO)

BADAN Pusat Statistik (BPS) menyatakan beras menjadi komoditas utama penyumbang inflasi di Januari sebesar 0,62%. Sumbangannya terhadap inflasi mencapai 0,24%.

Kepala BPS, Suhariyanto, mengatakan, besarnya andil beras terhadap inflasi di Januari karena terjadi kenaikan harga beras di tingkat penggilingan untuk jenis medium.

"Harga beras di level penggilingan untuk medium naik 6,83 persen pada Januari dibanding Desember," kata Suhariyanto di Kantor Pusat BPS, Jakarta Pusat, Kamis (1/2).

Pada Januari, rata-rata harga beras medium mencapai Rp10.177 per kilogram, dari sebelumnya Rp9.526 per kg. Kenaikan juga terjadi untuk beras jenis premium dari Rp9.860 ke Rp10.350 per kg. Serta beras kualitas rendah naik dari Rp9.309 ke Rp9.793 per kg.

"Harga premium naik 4,96 persen rendah juga naik 5,20%," tutur dia.

Adapun untuk gabah petani mengalami kenaikan 8,42%. Beras di level grosir juga mengalami kenaikan 3,70% serta beras eceran naik 6,25%.

Deputi bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Yunita Rusanti, mengatakan, salah satu penyebab kenaikan harga yakni karena kurangnya pasokan.

Dia mengatakan, awal panen yang tak merata di beberapa daerah sehingga penyebaran pasokannya kurang dan berpengaruh ke inflasi nasional. Cilacap, Purwokerto, Tasikmalaya, Watampone, dan Cirebon memiliki pasokan rendah sehingga harganya melonjak.

"Biasanya kelangkaan menyebabkan harga naik. Tapi nanti Februari sudah mulai banyak panen akan menarik harga beras turun," tandas dia. (Medcom/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya