Pemerintah Matangkan Persiapan Operasional LRT Palembang

Cahya Mulyana
23/1/2018 11:11
Pemerintah Matangkan Persiapan Operasional LRT Palembang
(ANTARA)

Pemerintah melakukan persiapan operasional dengan menunjuk konsultan integrator sebelum Light Rail Transit (LRT) Palembang resmi beroperasi pada bulan Juni 2018.

"LRT akan beroperasi pada Juni 2018, saya kesini memastikan persiapan untuk operasional yang kita mulai dari sekarang. Kita sudah menunjuk konsultan integrator yang akan mengintegrasikan semua fungsi dan kepentingan disini karena fasilitas ini merupakan yang terbaru di Indonesia," ujar Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi melalui keterangan pers, hari ini.

Ia meminta para stakeholder untuk aktif melakukan koordinasi terkait feeder dan transit oriented development (TOD) agar manajemen perkotaan dapat berfungsi dengan baik dan memberikan pendapatan bagi kota.

"Saya minta Ditjen Perkeretaapian dan tim mempersiapkan dengan baik bagaimana bangkitan penumpang, feeder dan TOD berfungsi karena kita ingin sekali LRT Palembang menjadi contoh bagi suatu pengembangan kota," jelasnya.

Budi menambahkan, pihaknya juga meminta Pemda untuk melakukan perubahan rute terhadap lalu lintas transportasi yang ada. "Saya juga minta Pemda untuk memberikan dukungan penuh dengan melakukan reroute mengenai lalu lintas transportasi yang ada, memfungsikan TOD secara maksimal. Artinya satu sisi secara fungsional TOD bisa menampung bangkitan lalu lintas tetapi secara komersial Pemda juga mendapat manfaat atas tumbuhnya titik-titik TOD tersebut," paparnya.

Lebih lanjut dia mengatakan commisioning akan dilakukan setelah kereta LRT tiba pada bulan Februari. "Akhir Februari kereta sudah datang, kita mulai commisioning bulan Maret sampai Mei. Setelah itu kira harapkan bulan juni sudah beroperasi 100% dengan seluruh stasiun dan dengan tiga titik bangkitan yaitu Jakabaring, Bandara dan Lippo. Harga tiket sementara kita tetapkan 5 ribu. Tentunya kelebihan dari biaya itu menjadi beban dari Pemerintah," tuturnya.

Ke depan, Pemerintah berencana membangun LRT di LRT di 4 kota berikutnya yaitu Bandung, Makassar, Surabaya, dan Medan. LRT layak dibangun pada kota yang penduduknya mencapai 2 juta penduduk.

"Empat kota itu yang menjadi prioritas untuk dibangun LRT. Kalau yang sudah ada feasibility study nya adalah Surabaya, Bandung dan Medan," katanya

Pembangunan LRT bukan hanya untuk menyambut Asian Games tetapi juga diharapakan menjadi transportasi massal perkotaan. "Sebenarnya kalau membangun (LRT) bukan hanya untuk Asian Games. Itu hanya pemicu, namun dibangunnya LRT di Palembang sebagai suatu contoh penggunaan transportasi massal di perkotaan," jelasnya.

Oleh karenanya, Budi menginginkan Pemda serius dalam mempersiapkan rute dan titik TOD dengan baik sehingga masyarakat dapat merubah pola hidup dengan meninggalkan moda angkutan yang lama.

"LRT adalah suatu teknologi baru, bagaimana kita menarik pengguna motor untuk menggunakan LRT. Dibutuhkan konsep baru yang memberikan suatu daya tarik supaya orang mau menggunakan LRT, merubah pola hidup. Itu tidak mudah," tutupnya. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya