Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AREA persawahan di sepanjang jalur Pantura yang dibelah ruas tol Cipali, mulai dari Purwakarta, Subang, Majalengka, Indramayu sampai Cirebon, masih terlihat sangat hijau.
Artinya belum ada hasil pertanian padi yang dipanen oleh para petani. Fakta tersebut bertolak belakang dengan apa yang diklaim oleh Kementerian Pertanian yang menyatakan musim panen puncak telah dan akan segera tiba.
Caya, 63, seorang petani di Desa Tegal Girang, Indramayu, Jawa Barat, mengaku periode panen di desa tersebut baru akan datang dalam tiga bulan ke depan.
"Kami baru tanam dua bulan. Perkiraan panen pada tanggal 15 bulan empat," ujar Caya, di Indramayu, Jawa Barat, Selasa (16/1).
Mundurnya masa panen di beberapa wilayah di Indonesia, menjadi sebuah indikasi yang melatarbelakangi sikap pemerintah yang akhirnya mendatangkan beras dari luar negeri. Tujuannya untuk menutupi kebutuhan dalam jangka pendek.
Dengan kondisi belum panen, para petani seperti Caya pun tidak mendapatkan keuntungan dari harga beras yang merangkak dalam beberapa pekan terakhir.
Pada panen terakhir yang terjadi tiga bulan lalu, pria yang menggarap lahan seluas 8 bahu atau 5,6 hektare (ha) itu, menyebutkan harga gabah kering panen (GKP) yang dihasilkan petani setempat hanya dihargai Rp4.400 per kilogram (kg).
Jumlah tersebut, ungkapnya, bukanlah hasil yang besar mengingat biaya produksi mulai dari tanam hingga panen yang harus dikeluarkan mencapai Rp6 juta. Ia berharap harga GKP di tingkat petani bisa mencapai Rp5.000 per kg.
"Ini cuma habis jadi keringat saja. Biaya produksi mahal. Alat mesin pertanian yang diberikan pemerintah ke kelompok tani, kami harus sewa Rp800 ribu untuk memakainya," ucapnya.
Menanggapi banyaknya sawah yang masih hijau, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi mengungkapkan masa panen setiap wilayah memang berbeda-beda.
"Pantura memang belum panen, tapi di selatan Jawa sudah," ujar Agung singkat. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved