Serapan Kementerian PUPR 2017 Ditargetkan 93%

Andhika Prasetyo
28/12/2017 18:56
Serapan Kementerian PUPR 2017 Ditargetkan 93%
(ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hingga Kamis (28/12), mencatatkan penyerapan anggaran sebesar 90,8% dari total alokasi yang dianggarkan sebesar Rp106,2 triliun pada 2017.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra Atmawidjaja mengatakan, pihaknya masih memiliki waktu dua hari untuk mengejar target yang dicanangkan yakni mencapai serapan sebesar 93% atau sekitar Rp96 triliun.

Sumber Daya Air, Bina Marga dan Cipta Karya menjadi tiga direktorat jenderal terbesar yang menyerap anggaran dengan porsi mencapai 80%.

Adapun, dari sisi pembangunan fisik, yang telah terealisasi hingga saat ini mencapai 91,7% dari total proyek sekitar 12 ribu paket. Untuk 2018, Kementerian PUPR akan memiliki banyak program padat karya atau program-program yang melibatkan masyarakat banyak.

Endra menyebutkan, dari profil anggaran, pihaknya telah menyiapkan dana sebesar Rp11,24 triliun yang terdiri dari Perumahan Swadaya dan Khusus Rp3,9 triliun, Cipta Karya Rp3,5 triliun, Sumber Daya Air Rp2,78 triliun dan pemeliharaan rutin jalan dan jembatan Rp296 miliar.

Proyek-proyek yang termasuk dalam program padat karya, lanjutnya, tidak akan dilelangkan karena bentuknya swakelola seperti pekerjaan pembersihan rumput, pengecatan marka jalan, pembersihan selokan, drainase jalan, pengerukan lumpur, pembangunan lahan terbuka hijau dan saluran irigasi.

Sementara, untuk perumahan swadaya dan khusus, walaupun melalui paket, tetapi proses pengerjaannya juga dilakukan oleh masyarakat seperti pembangunan perumahan untuk nelayan, pengungsi, tenaga medis, guru, TNI, dan Kepolisian yang letaknya berada di pulau terluar atau di wilayah perbatasan

"Secara keseluruhan, kami menargetkan program padat karya ini dapat menyerap hingga 263.646 tenaga kerja," tuturnya. "Untuk tahun depan akan ada banyak PSN yang dibangun pada tahun-tahun sebelumnya selesai karena butuh waktu. Membangun infrastruktur itu perlu waktu yang tidak singkat."

Pada 2018, Kementerian PUPR akan memiliki alokasi anggaran sebesar Rp107,3 triliun dengan target serapan yang sama dengan tahun ini yakni 93%.

Sementara, beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN) yang akan rampung pada tahun depan di antaranya ialah Bendungan Raknamo, Tanju, Mila, Logung dan Kuningan serta puluhan ruas tol yang tersebar di seluruh Tanah Air. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya