Menteri PUPR Sebut Ada Banyak Pengembang Bandel

Andhika Prasetyo
21/12/2017 17:56
Menteri PUPR Sebut Ada Banyak Pengembang Bandel
(ANTARA)

MENTERI Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebutkan ada banyak keluhan yang dilayangkan masyarakat kepada para pengembang perumahan, karena tidak melakukan pembangunan dengan baik.

"Banyak yang komplain, sudah akad tapi belum dibangun. Sudah dibangun tapi belum bisa ditempati," ujar Basuki di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (21/12).

Di masa mendatang, ia menegaskan perlindungan terhadap masyarakat sebagai konsumen harus dikedepankan. Kesuksesan dalam menyalurkan rumah kepada masyarakat, tak bisa hanya dilihat dari realisasi penyaluran kredit, tetapi juga dari kualitas hunian yang dibangun.

Basuki pun menekankan pihak perbankan harus dapat memilah pengembang-pengembang yang telah memiliki sertifikat untuk dipilih sebagai mitra pembangunan.

"Kami ada daftarnya. Kami memilih pengembang-pengembang yang bertanggung jawab, jadi bank juga bisa memilih dari daftar itu," tuturnya.

Ketua Umum DPP Real Estat Indonesia (REI) Soelaeman Soemawinata pun tidak menyangkal, jika terdapat pengembang yang nakal dalam melaksanakan tugas mereka.

"Itu memang ada, entah dari REI atau dari asosiasi lain, saya tidak bisa sebutkan. Walaupun jumlahnya kecil sekali tetapi pengembang nakal itu harus tetap diselesaikan," ujar Soelaeman.

Ia pun mengaku pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menekan pergerakan pengembang yang tidak sesuai aturan di dalam tubuh REI.

"Kami ada lembaga sertifikasi sendiri. Sudah dua tahun kami siapkan Lembaga Sertifikasi Profesi Pengembang. Kami sudah bicarakan dengan Kementerian PUPR untuk mensinkronkan, apakah materi kami sesuai dan sepertinya sudah oke. Jadi tahun depan bisa dimulai," jelas Soelaeman.

Di luar itu, REI juga melaksanakanan pelatihan-pelatihan dengan berkunjung ke berbagai dewan pimpinan daerah (DPD). Sistem rekrutmen yang lebih baik pun terus ditingkatkan.

"Jadi itu usaha kami untuk meminimalkan anggota REI yang bandel. Tetapi, secara alami, tentu saja para pengembang nakal akan tergerus dengan sendirinya," tandasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya