Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Tugas (Satgas) Pangan bersiap mengantisipasi terjadinya kelangkaan pasokan dan kenaikan harga pangan jelang Natal dan tahun baru.
Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog), serta Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang tergabung dalam Satgas Pangan, menggelar rapat bersama guna membahas hal tersebut di Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/12).
Di dalam rapat tersebut juga diikutsertakan jajaran kepolisian Daerah (Polda), dan para kepala dinas kementerian terkait dari seluruh daerah di Tanah Air melalui video conference.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan untuk dapat menjaga kestabilan pasokan dan harga memang harus melibatkan seluruh pihak yang tersebar di seluruh Indonesia. Jangan sampai kerja sama yang kurang solid membuat stabilitas pangan menjadi terganggu.
"Kami bersama-sama dengan seluruh jajaran, para kapolda, kapolres, kepala dinas pertanian, perdagangan, Bulog wilayah, cabang KPPU, semua pemangku kepentingan menyamakan persepsi, untuk melakukan dan mengulangi kesuksesan pada saat lebaran,” ujar Tito seusai rapat.
Ia mengatakan, berdasarkan penjelasan dari Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, persediaan komoditas pangan pokok menjelang akhir tahun dan awal 2018 dalam kondisi aman. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terjadi kelangkaan bahan pokok.
Hanya saja, menurutnya, yang masih menjadi persoalan ialah proses distribusi yang masih kerap mengalami hambatan sehingga memicu lonjakan harga.
Maka dari itu, ia mengatakan pihaknya akan melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi bahan pangan di semua daerah. Ketika terjadi lonjakan harga di suatu tempat Kepolisian akan menelusuri akar persoalannya, sehingga dapat segera kembali distabilkan.
Operasi pasar (OP) juga menjadi opsi solusi lainnya. Pemerintah, melalui Bulog, akan menggelar OP di titik-titik rawan gejolak pasokan dan harga yang juga dikawal langsung oleh Polri.
"Kami menyampaikan pesan untuk para kartel bahan pangan pokok, kami di sini mengawasi,” tegas Kapolri.
Pada kesempatan yang sama Mentan Amran mengungkapkan, seperti biasa, momen akhir tahun akan dimanfaatkan beberapa pihak untuk mengambil keuntungan, termasuk para kartel pangan yang kerap mengorbankan masyarakat.
"Tetapi kini semua telah berjalan bersama-sama. Semuanya berjalan lebih baik. Ada Satgas Pangan yang membedakan antara situasi di tahun ini dan tahun-tahun sebelumnya," ucapnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved