BPS Apresiasi Pengendalian Inflasi Pemerintah

Cahya Mulyana
04/12/2017 13:01
BPS Apresiasi Pengendalian Inflasi Pemerintah
(ANTARA/Teresia May)

BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi November 2017 lebih baik dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya, yakni 0.20%. Hal itu menunjukan upaya pemerintah sudah sangat baik dalam mengendalikan harga pangan sehingga inflasi akhir bisa tetap terkendali.

"Inflasi November tahun ini lebih baik dibanding bulan yang sama pada tahun-tahun sebelumnya. Ini bukti upaya pemerintah berhasil dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok. Sehingga optimis tingkat inflasi pada Desember juga bisa terkendali,"terang Kepala BPS, Kecuk Suhariyanto saat menyampaikan perkembangan inflasi di kantor BPS, Jakarta, hari ini.

Ia menjelaskan inflasi sebesar 0,20% pada November 2017 dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 130,35. Dari 82 kota IHK dan 68 kota diantaranya mengalami inflasi dan 14 kota mengalami deflasi Inflasi tertinggi terjadi di Singaraja sebesar 1,80% dengan IHK sebesar 138,11 dan terendah terjadi di Bekasi dan Palopo masing-masing sebesar 0,02 persen dengan IHK masing-masing sebesar 126,24 dan 127,49.

"Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Tual sebesar 2,74% dengan IHK sebesar 150,99 dan terendah terjadi di Manokwari sebesar 0,02% dengan lHK sebesar 124,20. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran,"paparnya.

Menurut dia, penyebab inflasi akibat naiknya harga bahan makanan sebesar 0,37%, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,22%, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,13%, kelompok sandang sebesar 0,12%, kelompok kesehatan sebesar 0,27%, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga sebesar 0,10% dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 0,09%.

Tingkat inflasi tahun kalender Januari-November 2017 sebesar 2,87% dan tingkat inflasi tahun ke tahun November 2017 terhadap November 2016 sebesar 3,30%. Komponen inti pada November 2017 mengalami inflasi sebesar 0,13%. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender Januari-November 2017 mengalami inflasi sebesar 2,82% dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun, November 2017 terhadap November 2016 sebesar 3,05%. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya