Presiden Minta Dana Desa untuk Program Padat Karya

Achmad Zulfikar Fazli
03/11/2017 16:36
Presiden Minta Dana Desa untuk Program Padat Karya
(MI/ARYA MANGGALA)

PRESIDEN Joko Widodo meminta penciptaan lapangan pekerjaan kerja di desa dapat dioptimalkan. Ia ingin penerapan model padat karya, cash for work dan swakelola bisa menciptakan lapangan kerja yang luas dan menyerap tenaga kerja yang banyak.

"Saya minta kementerian/lembaga yang punya program di daerah, khususnya desa dikonsolidasikan lagi. Baik sisi perencanaan atau anggaran pembiayaan sehingga outcome-nya berdampak pada upaya untuk tekan kemiskinan dan buka lapangan kerja," kata Jokowi dalam rapat terbatas Optimalisasi Lapangan Kerja di Desa, di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat 3 November 2017.

Menurut dia, semakin besar dana mengalir ke desa seharusnya bisa membuka lapangan kerja yang luas dam mengentaskan kemiskinan.

"Saya ingatkan karena ini program cash for work untuk pembangunan infrastruktur fisik yang sifatnya jangka pendek," jelas dia.

Ia pun meminta dana desa bisa diperkuat dengan berbagai program kementerian di desa. Dengan begitu, dana desa bisa untuk mengembangkan sektor unggulan penggerak perekonomian. Mulai dari agrobisnis hingga perikanan.

"Perlu pelatihan dan pendampingan agar bisa menggali dan mengembangkan potensi yang ada di desa masing-masing. Saya titip agar lebih optimal, warga desa jangan terlalu dibebankan dengan hal-hal yang bersifat administratif. Masih kita rasakan mengenai beratnya beban laporan yang bersifat administratif. Jangan sampai waktu habis biaya berkurang karena hal-hal yang berkaitan dengan hal-hal SPJ," pungkas dia. (MTVN/OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya