Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) diketahui gencar menindak entitas yang mengimpun dana masyarakat dan mengelola investasi tanpa izin.
Namun OJK harus tetap melakukan sosialisasi yang lebih masif terkait edukasi dan perlindungan konsumen.
“OJK semestinya lebih masif memberikan edukasi agar masyarakat lebih berhati-hati dalam berinvestasi. Termasuk jangan mudah percaya pada segala sesuatu yang serba murah. Seperti biaya travel atau perjalanan umroh,” ujar pengamat keuangan dan asuransi Hotbonar Sinaga, di Jakarta, Senin (23/10).
Dia pun mendesak OJK agar tidak pandang bulu dalam melakukan penindakan. Apalagi dari aspek tingkat kerugian yang ditanggung masyarakat. Pemerintah, sambung dia, harus mampu menciptakan efek jera guna membendung peredaran investasi ilegal.
"OJK bekerja sama dengan kepolisian harus menjatuhkan sanksi yang berat sehingga menimbulkan efek jera. Dan menjadi contoh bagi pihak-pihak yang berniat sama untuk mengurungkan perbuatannya," imbuh dia.
Walaupun OJK telah membuka saluran pengaduan mencakup Layanan Konsumen OJK atau surat elektronik resmi, namun Hotbonar menilai masih banyak masyarakat yang belum mengetahui perihal informasi tersebut. Sebaiknya saluran masuk ke lapisan paling bawah dalam ekosistem masyarakat. Misalnya akses layanan di tingkat kecamatan, kelurahan maupun RT/RW. Di samping itu, program literasi keuangan akan lebih baik ditanamkan sejak usia dini tepatnya mulai tingkat sekolah dasar (SD).
“Lalu wajibkan industri jasa keuangan mempublikasikan di media, terutama elektronik untuk memberi informasi contoh-contoh investasi bodong (ilegal). Perusahaan jasa keuangan bisa gunakan dana CSR untuk sumber pembiayaannya,” tukas Hotbonar. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved