Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Herman Khaeron mengatakan bencana kekeringan yang melanda beberapa wilayah sentra padi bisa berpotensi mengganggu persediaan beras secara nasional.
Namun, potensi tersebut bisa saja teratasi jika pemerintah bisa memaksimalkan wilayah-wilayah yang masih akan memasuki musim panen seperti di Sulawesi Selatan.
“Kalau kondisinya seperti sekarang gangguan pasti ada. tetapi kalau di Sulawesi masih panen, saya pikir akan masih aman,” ujar Herman kepada Media Indonesia, hari ini.
Ia menilai kekeringan yang terjadi pada saat ini tidak akan memberikan dampak terlalu besar terhadap target-target yang dicanangkan Kementerian Pertanian.
“Sekarang kan lagi musim jeda tanam. Paling tidak ada yang berani tanam. Luas tambah tanam bisa dilakukan didaerah yang masih memiliki sumber air, selebihnya ya menunggu musim hujan,” lanjutnya.
Ia pun mengatakan pemerintah telah bergerak cepat dalam mengatasi persoalan kekeringan yang melanda beberapa wilayah termasuk Cirebin yang merupakan lokasi daerah pemilihan wakli ketua Komisi IV tersebut.
“Upaya pemerintah sudah baik. Sudah banyak pompa yang diberikan untuk membenahi tata air mikro, memompa air dari sungai ke daerah yang tidak memungkinkan mendapatkan air,” terangnya.
Hanya saja, jika kemarau bertahan sedikit panjang, ia menekankan pemerintah harus melakukan upaya yang lebih besar lagi.
“Kalau agak panjang bisa mengkhaawtirkan. Embung yang ada tidak akan mampu memenuhi kebutuhan air. Maka dari itu harus ada mebung-embung baru di kawasan yang tidak terairi irigasi teknis,” tutur pria kelahiran Kuningan, Jawa Barat, itu.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan saat ini pompanisasi memang masih menjadi jurus utama dalam mengatasi permasalahan kekeringan.
“Pompa yang kami berikan kepada petani sudah puluhan ribu. Tahun ini 20 ribu. Dua tahun berturut-turut juga kami berikan masing-masing 20 ribu,” ucapnya. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved