Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perdagangan Enggartiasto Lukita menilai perekonomian Indonesia sudah berjalan positif. Hal itu dilihatnya dari tingkat inflasi yang terjaga dan pergerakan ekspor-impor selama tahun ini.
"Secara keseluruhan, ekonomi kita positif. Itu dipantau oleh Bapak Presiden setiap hari," ucap Enggar di Jakarta, hari ini.
Kemarin, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis deflasi 0,07% pada Agustus 2017. Harga bahan pangan yang tercatat deflasi 0,67% dan turunnya tarif angkutan udara menjadi penyebab inflasi terjaga.
Enggar menangkis deflasi pada bulan lalu terjadi karena rendahnya daya beli masyarakat. Menurutnya, kinerja tersebut diperoleh dari kebijakan harga acuan dan harga eceran tertinggi (HET) untuk tiga komoditas, yakni gula pasir, minyak goreng kemasan sederhana, dan daging beku.
Selain itu, ia menilai pasokan pangan juga masih mencukupi kebutuhan masyarakat. "Satu catatan, kalau kami tidak membuat HET, gejolak harga mungkin terjadi," tukasnya.
Pada bulan ini, pemerintah juga sudah menambah komoditas yang ditetapkan HET-nya, yakni beras. Karena itu, Enggar berharap deflasi pada bahan makanan bakal kembali terjadi pada bulan ini.
"Saya mengharap pada September terjadi tambahan deflasi lagi dari bahan makanan. Jadi dengan deflasi dan inflasi secara total yang rendah, daya beli masyarakat terjamin," imbuhnya.
Di samping itu, positifnya ekonomi Indonesia juga dilihat Enggar dari tingkat ekspor-impor. Nilai ekspor Indonesia Juli 2017 mencapai US$13,62 miliar atau meningkat 16,83% dari bulan sebelumnya. Ekspor nonmigas Juli 2017 mencapai US$12,44 miliar atau naik 19,85% dari Juni 2017.
Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari-Juli 2017 mencapai US$93,59 miliar atau meningkat 17,32% dari periode yang sama tahun lalu, sedangkan ekspor nonmigas mencapai US$84,83 miliar atau meningkat 17,37%.
Sementara itu, nilai impor Indonesia Juli 2017 mencapai US$13,89 miliar atau naik 39% dari bulan sebelumnya. Impor nonmigas Juli 2017 mencapai US$12,11 miliar atau naik 44,31% dari Juni 2017.
"Kinerja ekspor-impor kita juga baik, sehingga itu mempengaruhi ekonomi kita," pungkas Enggar. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved