Peluang Menguntungkan dari Bisnis Kuliner Online

Putra Ananda
09/8/2017 22:54
Peluang Menguntungkan dari Bisnis Kuliner Online
(Ist)

KESIBUKAN jadwal dan aktivitas pekerjaan seringkali membuat seseorang tidak memiliki waktu untuk menyiapakan makanan mereka secara mandiri. Namun siapa sangka, di balik hal tersebut ada peluang untuk membuka bisnis kuliner online. Peluang ini ditangkap oleh Anthony Gunawan yang kini telah mendirikan marketplace Wakuliner.

Wakuliner merupakan singkatan dari Wadah Kuliner yang menyediakan beragam jenis kuliner dan dapat diakses melalui aplikasi smartphone yang menggunakan sistem operasi Android dan iOS.

Anthony mendirikan Wakuliner pada Juni 2016 dan layanan itu sudah dapat diakses oleh masyarakat pada Juli 2017. Menurut Anthony, gagasan membuat layanan Wakuliner tersebut merupakan hasil modifikasi dari sejumlah perusahaan kuliner baik di dalam dan luar negeri.

"Tetapi konsep marketplace kuliner ini merupakan ide atau inovasi awal kami sendiri dan kebetulan pertama di Indonesia," tuturnya di Jakarta, Rabu (9/8).

Menurutnya, Wakuliner juga membuka peluang bagi masyarakat yang berencana membuka usaha kuliner, karena marketplace tersebut mengadopsi sistem C2C dan B2C. Artinya, masyarakat umum dapat membuat toko online dan berjualan melayani masyarakat pada marketplace Wakuliner.

"Kami sudah menyiapkan beragam fitur terbaik untuk memudahkan masyarakat dalam menggunakan aplikasi marketplace Wakuliner, seperti fitur Waku-Antar, Waku-Wiku dan Waku-Katering yang memiliki fungsi masing-masing," katanya.

Waku-Antar merupakan fitur pesan-antar. Melalui fitur ini, pelanggan dapat memesan beragam jenis kuliner, mulai dari makanan siap atau cepat saji untuk pengantaran lokal, maupun makanan khas atau snack dari kota-kota lainnya di Indonesia. Wakuliner tidak menyediakan kurir pengantaran, karena penjual akan menerima pesanan langsung dari pelanggan dan mengirimkan pesanan langsung ke pelanggan.

Waku-Wiku adalah fitur wisata-kuliner. Fitur ini dapat memudahkan pelanggan dapat mencari destinasi kuliner atau tempat makan legendaris dan populer di kota-kota pilihan di Indonesia. Pelanggan dapat membaca informasi lengkap (alamat, deskripsi/sejarah, hari jam buka, promosi, menu lengkap), foto-foto lokasi dan makanan, dan review/rating dari pelanggan lainnya. Selain itu, pelanggan juga dapat menelpon destinasi kuliner dan mendapatkan petunjuk arah dengan satu klik saja.

Sedangkan Waku-Katering adalah fitur khusus untuk pengusaha katering yang dapat melayani katering harian maupun katering pada even tertentu. Namun, fitur tersebut saat ini sedang dalam pengembangan tim IT.

Menurut Anthony, aplikasi Wakuliner Merchant juga dapat memudahkan penjual melihat detil pesanan dan info pelanggan pemesan. Selain itu, pelanggan juga akan mendapat laporan dan analisis pada aplikasi Wakuliner.

"Di CMS Merchant tersedia fungsi-fungsi yang berguna untuk upload dan update menu dengan foto, memberi promo diskon, melihat semua sejarah transaksi, laporan keuangan, dan pembagian komisi untuk Wakuliner," ujarnya.

Anthony optimistis Wakuliner dapat menggaet merchant sebanyak 10.000 merchant yang tersebar di 50 kota di seluruh Indonesia dengan 250.000 pengguna sebelum melakukan grand launching aplikasi tersebut.

"Saat ini kurang lebih sudah ada sekitar 3.600 merchant yang tersebar di 60 kota, di antaranya Jabodetabek, Bandung, Bali, Solo, Surabaya, Palembang, hingga Makassar," tuturnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya