Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Indonesia dan Afrika Selatan membahas kerja sama perdagangan antarkedua negara. Untuk memperlancar realisasi ekspor, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan akan memanfaatkan skema imbal dagang (counter trade) bagi produk yang pengelolaannya masih melibatkan peran antarpemerintah, seperti produk energi (minyak dan gas) dari Afrika yang dapat dibarter dengan produk alat utama sistem pertahanan (alutsista), transportasi, dan kelapa sawit Indonesia.
"Selain penjajakan PTA (Preferential Trade Agreement), pemerintah juga membantu dari segi government to government lewat skema imbal dagang, serta melalui perwakilan di luar negeri, baik ITPC (Indonesian Trade Promotion Center) maupun Atdag (Atase Perdagangan)," kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (22/7).
Secara terpisah, Eko Listiyanto, peneliti Institute of Development Economics and Finance, menilai, konsep tersebut bisa menguntungkan kedua pihak. Sebab, Afsel merupakan negara paling maju di Benua Afrika. Namun, hal yang tidak boleh luput dari perhatian pemerintah, yakni bagaimana implementasi dapat terlaksana sesuai dengan harapan, baik dari segi dagangnya, maupun segi investasi.
"Konsepnya pasti bagus itu ya, karena bisa menguntungkan kedua pihak harapannya. Yang harus dipikirkan adalah bagaimana cara implementasinya. Ketika kita menyodorkan model skema imbal dagang yang istilahnya fair trade, nanti bagaimana menindak lanjutinya di bawah, baik sifatnya dagang, maupun investasi, karena dua itu pasti terkait antara hubungan dagang dan hubungan investasi," jelas Eko.
Menurut dia, jumlah investasi yang diberikan kepada suatu negara akan berbanding lurus dengan volume perdagangan yang dihasilkan. Bukan tidak mungkin nanti ada penerbangan yang langsung menuju ke Afsel akibat dari multiplier effect atau efek berlipatnya.
"Misalkan, investasi ke Afrika Selatan semakin besar, biasanya juga nanti akan diikuti oleh volume perdagangan yang semakin besar juga. Dari situ lah kemudian bisa menimbulkan aktivitas ekonomi sekunder, misalkan penerbangan ke sana jadi ada, kayak gitu multiplier effect-nya," pungkasnya. (RO/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved